Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Maret 2024 | 15.36 WIB

Ada Rasa Cemas Atau Gembira Saat Menyaksikan Gerhana? Tenang, Anda Nggak Sendirian, Ini Penjelasannya Menurut Psikologi

Ilustrasi - Gerhana matahari hibrid (GMH). ANTARA/HO-BMKG/am. - Image

Ilustrasi - Gerhana matahari hibrid (GMH). ANTARA/HO-BMKG/am.

JawaPos.com - Apakah Anda merasa gembira atau cemas saat menyaksikan gerhana? Jika Anda memiliki perasaan kuat, Anda bukan satu-satunya orang yang merasakan hal itu.

Dikutip dari Psychology Today, Rabu (27/3), menyaksikan gerhana dapat membangkitkan berbagai emosi dan memiliki efek psikologis yang signifikan pada individu, dikutip dari ANTARA.

Berikut beberapa pengaruh menonton gerhana terhadap emosional seseorang:

Baca Juga: NCT DREAM Pecahkan Rekor Penjualan Hari Pertama dan Puncaki Tangga Lagu Lewat ‘DREAM( )SCAPE’

1. Kagum dan Keheranan.
Gerhana adalah fenomena alam yang mengagumkan yang dapat menimbulkan rasa kagum dan keheranan. Pemandangan bulan yang menutupi matahari atau pengelapan langit dapat membangkitkan emosi yang kuat.

Bahkan, menurut NASA, jangan heran jika Anda atau seseorang di sekitar akan menangis. Pemandangan sebuah peristiwa astrologi langka begitu kuatnya.

2. Koneksi.
Gerhana memiliki kemampuan unik untuk menyatukan orang-orang. Pengalaman bersama dalam mengamati gerhana, baik dengan teman, keluarga, atau bahkan orang asing, dapat memupuk rasa koneksi.

Menurut sebuah studi terbaru dalam Psychological Science, orang-orang yang berada di zona gerhana memiliki perilaku prososial dan kualitas kolektif yang lebih besar daripada mereka yang tidak. Dengan kata lain, bisa membantu orang lain dan merasa lebih terikat dengan orang-orang di sekitar mereka.

Baca Juga: Film Kiblat yang Dibintangi Ria Ricis Timbulkan Kontroversi karena Singgung Agama, Menparekraf Sandiaga Uno Angkat Bicara

3. Gembira dan Antisipasi.
Antisipasi menjelang gerhana dapat menimbulkan kegembiraan besar. Orang-orang mungkin dengan antusias bersiap untuk acara tersebut, membuat rencana untuk pergi ke lokasi pemantauan optimal atau berkumpul dengan orang lain untuk berbagi pengalaman.

Meningkatnya antisipasi dapat menciptakan keadaan emosional yang meningkat, meningkatkan perasaan kegembiraan dan antusiasme.

4. Kecemasan.
Penting untuk diakui bahwa bagi beberapa individu, menonton gerhana dapat membangkitkan perasaan kerentanan, kecemasan, atau bahkan panik. Segala sesuatu yang di luar biasa atau berbeda dapat memicu kekhawatiran, terutama bagi mereka yang memiliki kecemasan atau depresi yang mendasar.

Baca Juga: NCT DREAM Pecahkan Rekor Penjualan Hari Pertama dan Puncaki Tangga Lagu Lewat ‘DREAM( )SCAPE’

Dampak emosional dari sebuah gerhana dapat bervariasi dari orang ke orang. Beberapa individu mungkin mengalami emosi yang intens, sementara yang lain mungkin memiliki tanggapan yang lebih halus. Secara keseluruhan, pengalaman menonton gerhana dapat menjadi peristiwa emosional yang kuat, membangkitkan berbagai perasaan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore