
PT Otsuka Indonesia dan PT Amerta Indah Otsuka yang merupakan anak perusahaan dari Otsuka Pharmaceutical Co (Jepang) menerima Penghargaan Exemplar Award dari Ending Workplace Tuberculosis (EWTB).(Ist)
JawaPos.com - Dari data Kementerian Kesehatan, setidaknya ada dari satu juta orang hidup dengan TBC. Sementara Indonesia memiliki target untuk mengeliminasi TBC pada 2030.
Oleh sebab itu, Otsuka sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Kesehatan, menginisiasi program Free TBC at Workplaces. Hal sebagai wujud komitmen Otsuka sesuai dengan filosofi perusahaan yaitu Otsuka People Creating New Product for Better Health Worldwide.
"Program ini telah mendapat dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Kesehatan," kata Sudarmadi Widodo, HCD & Corporate Communications Director Otsuka dalam keterangan resmi, Jumat (22/3).
Menurut Widodo, Indonesia merupakan negara dengan jumlah TBC kedua tertinggi di dunia, sehingga Otsuka Group di Indonesia memfokuskan perhatian untuk menanggulangi TBC di tempat kerja melalui program FREE Tuberculosis at Workplaces.
Sejak awal program pada Juli 2022 terdapat 31 mitra perusahaan yang telah bergabung untuk dideteksi/skrining TBC ke lebih dari 70.000 karyawan.
Hal tersebut menjadikan program tersebut sebagai salah satu program skrining TBC perusahaan terbesar di dunia.
"Program ini juga menyediakan dukungan medis dan gizi bagi mereka yang dinyatakan positif TBC, menghubungkan mereka dengan layanan kesehatan PUSKESMAS dan konseling gizi untuk memastikan pasien TBC menerima asupan gizi yang baik dan segera pulih dan mencapai berat badan ideal," jelasnya.
Sementara itu, dr. Imran Pambudi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI, mengapresiasi Otsuka yang telah menginisiasi program FREE TBC at Workplaces.
Sebab, program itu telah berkontribusi untuk mengedukasi serta meningkatkan pemahaman masyarakat Indonesia mengenai TBC di tempat kerja, sehingga diharapkan dapat mengubah stigma negatif bagi para penderita TBC dan mengurangi kasus TBC.
"Saya berharap Otsuka terus secara konsisten melakukan dan memperluas program ini ke perusahaan-perusahaan lainnya," ucap dr. Imran Pambudi.
"Selamat kepada Otsuka Group di Indonesia yang menerima penghargaan Exemplar Award. Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada Otsuka yang telah menunjukkan komitmen jangka panjang dan kontribusi berkelanjutan terhadap penanggulangan dan pencegahan TBC di tempat kerja," tambah Matt Oliver, Director of Ending Workplace TB
Diketahui, PT Otsuka Indonesia dan PT Amerta Indah Otsuka yang merupakan anak perusahaan dari Otsuka Pharmaceutical Co (Jepang) menerima Penghargaan Exemplar Award dari Ending Workplace Tuberculosis (EWTB).
Penghargaan bergengsi itu diumumkan bersamaan dengan momentum perayaan Hari Tuberkulosis Sedunia 2024, sekaligus mengakui kontribusi luar biasa dari perusahaan seperti Otsuka untuk menanggulangi tuberkulosis (TBC) di tempat kerja.
Penghargaan Exemplar Award diberikan oleh EWTB kepada perusahaan-perusahaan terpilih yang telah menunjukkan upaya yang sangat berdampak dalam mengatasi tuberkulosis di tempat kerja yang menjadi kontribusi kasus TBC yang tinggi di Indonesia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
