
Ilustrasi seseorang yang terkena serangan jantung. (Freepik)
Jawapos.com - Tahukah anda bahwa anda bisa terkena serangan jantung tanpa merasakan nyeri dada?. Gagal jantung dan penyakit jantung tidak memiliki gejala yang sama pada setiap orang, terutama pada wanita.
Seperti pada pria, gejala serangan jantung yang paling umum pada wanita adalah nyeri atau rasa tidak nyaman di dada (angina).
Namun, wanita mungkin mengalami gejala lain yang lebih jarang dikaitkan dengan serangan jantung, seperti sesak napas, mual/muntah, dan nyeri punggung atau rahang.
Jantung merupakan otot yang berkontraksi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Serangan jantung (sering disebut infark miokard) terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan cukup darah.
Dikutip Jawapos.com dari healthline.com (3/2), gejala serangan jantung seperti nyeri dada, tekanan dan ketidaknyamanan di dada.
Kebanyakan orang yang mengalami serangan jantung merasakan nyeri atau ketidaknyamanan di dadanya. Namun, penting untuk dipahami bahwa nyeri dada tidak terjadi pada setiap serangan jantung.
Nyeri dada merupakan tanda umum serangan jantung. Orang menggambarkan perasaan ini seperti perasaan seperti seekor gajah berdiri di dada mereka.
Beberapa orang tidak menggambarkan nyeri dada sama sekali. Sebaliknya, mereka mungkin mengatakan bahwa mereka merasakan dada sesak atau tertekan.
Terkadang rasa tidak nyaman muncul selama beberapa menit dan kemudian menghilang.
Terkadang rasa tidak nyaman muncul kembali beberapa jam atau bahkan sehari kemudian. Semua ini bisa menandakan bahwa otot jantung anda tidak mendapat cukup oksigen.
Darah membawa oksigen dan nutrisi ke otot jantung. Jika cukup darah tidak mengalir ke otot jantung, bagian yang terkena bisa rusak atau mati. Ini berbahaya dan terkadang berakibat fatal.
Serangan jantung terjadi secara tiba-tiba namun seringkali disebabkan oleh penyakit jantung yang sudah berlangsung lama.
Biasanya, plak lilin menumpuk di dinding bagian dalam pembuluh darah yang memasok darah ke otot jantung.
Terkadang plak, yang disebut gumpalan, pecah dan menghalangi darah melewati pembuluh darah ke otot jantung, sehingga menyebabkan serangan jantung.
Lebih jarang lagi, faktor-faktor seperti stres, aktivitas fisik, atau kedinginan menyebabkan pembuluh darah menyempit atau kejang, sehingga mengurangi aliran darah ke otot jantung.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
