
ilustrasi matcha latte. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Matcha latte berasal dari bubuk teh hijau digiling halus dan memiliki warna cerah dan rasanya yang unik. Kombinasi kafein dari matcha dan asam amino menawarkan peningkatan energi seimbang dan berkelanjutan.
Terlepas dari rasanya yang khas, matcha punya banyak manfaat kesehatan. Baik disukai karena rasa nikmat atau khasiatnya, matcha latte telah menjadi favorit global.
Ada beberapa manfaat potensial yang dirasakan tubuh dengan meminum matcha latte, kata ahli gizi Manjula Sridhar, dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Senin (22/1).
1. Matcha mengandung antioksidan terutama katekin epigallocationchin gallate (EGCG) yang memiliki sifat perlindungan kuat terhadap stres oksidatif, penyakit kronis, dan peradangan.
2. Memberikan peningkatan energi yang berkelanjutan dibanding kopi karena kombinasi kafein dan L-theanine meningkatkan kewaspadaan tanpa kegelisahan.
3. Matcha dapat membantu konsentrasi, metabolisme, dan kesehatan jantung.
4. Kandungan klorofil dalam matcha menawarkan sifat detoksifikasi dan mendukung proses pembersihan alami tubuh.
Lalu, terdapat resep membuat matcha latte ala rumahan:
Panaskan susu dalam panci hingga panas tetapi tidak mendidih, tambahkan bubuk matcha ke dalam cangkir. Tuangkan sedikit air panas ke dalam cangkir dan kocok matcha hingga membentuk pasta halus.
Kemudian, tuang susu panas ke dalam cangkir, aduk sambil menuang. Bisa juga menambahkan madu sebagai pemanis alami.
Meskipun matcha latte menawarkan berbagai manfaat kesehatan, beberapa orang harus berhati-hati ketika mengonsumsinya.
Orang sensitif terhadap kafein, ibu hamil, dan mereka yang mengidap masalah jantung, gangguan kecemasan, atau masalah pencernaan mungkin perlu membatasi asupannya, kata Sridhar.
Kekhawatiran utama minum matcha latte terletak pada kandungan kafeinnya. Meskipun mengandung lebih sedikit kafein dibanding kopi, mengonsumsinya dalam jumlah banyak bisa memicu efek samping seperti insomnia, kegelisahan, peningkatan detak jantung, dan kecemasan.
Individu yang sensitif terhadap kafein harus berhati-hati, ungkap Sridhar.
Beberapa orang mungkin mengalami masalah pencernaan termasuk sakit perut atau mual apalagi jika tidak terbiasa mengonsumsi teh hijau atau matcha.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
