Ilustrasi olahraga Berenang. (Freepik)
JawaPos.com – Saat mengalami masa haid tidak perlu mengubah kegiatan sehari-hari, termasuk olahraga dan berenang. Banyak kesalahpahaman mengenai berenang selama masa haid.
Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa berenang selama haid akan kotor. Namun, sebenarnya berenang saat haid dengan mengenakan tampon atau cangkir haid yang bisa menangkap aliran darah.
Selain mengenakan tampon atau cangkir haid, yang memungkinan kebocoran sangat kecil. Namun, ternyata kolam renang biasanya terdapat diclorin dan menggunakan sistem filtrasi.
Selain itu, ada yang menganggap bahwa kram haid akan menjadi lebih buruk jika berenang. Tetapi dengan berolahraga termasuk berenang, dapat membantu meredakan nyeri haid.
1. Jangan gunakan pembalut di dalam air
Tidak direkomendasikan mengenakan pembalut saat berenang karena hal itu hanya akan menyerap air di sekitar, sehingga membuat tidak efektif dan berantakan.
2. Gunakan tampon
Tampon bisa digunakan saat berenang. Namun, perlu diingat jika saat mengenakannya mengalami sindrom syok toksik. Disarankan menggunakan tampon dengan daya serap terendah, dan mengganti tampon setiap empat hingga delapan jam, serta hentikan penggunaannya jika ada reaksi alergi.
3. Menstrual cups
Menstrual cup adalah alternatif lain yang terbuat dari karet atau silikon. Wadah ini ditempatkan di dalam vagina untuk mengumpulkan darah haid tanpa menyerapnya. Menstrual cup relatif aman digunakan, dengan risiko infeksi yang mungkin lebih rendah dibandingkan dengan tampon dan pembalut.
Selain itu, karena beberapa menstrual cup dapat digunakan berulang kali, biaya dan limbahnya lebih rendah dibandingkan dengan tampon dan pembalut.
4. Pakaian renang yang ramah terhadap menstruasi
Ada pilihan pakaian renang yang ramah untuk haid yang dapat menyerap dan digunakan kembali. Pakaian renang ini memiliki lapisan yang menangkap darah haid.
Disarankan mengganti dan membersihkan pakaian renang haid setidaknya setiap 12 jam. Meskipun harganya mungkin terlihat mahal, pakaian renang ini bisa lebih ekonomis dalam jangka panjang dibandingkan dengan pembelian tampon atau pembalut setiap bulan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
