Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Desember 2023 | 22.30 WIB

Nasi Dingin VS Nasi Panas, Manakah yang Paling Sedikit Kalorinya?

begini cara menurunkan glikemik dalam nasi putih./fibercreme.com - Image

begini cara menurunkan glikemik dalam nasi putih./fibercreme.com

JawaPos.com - Nasi sebagai makanan pokok yang sangat umum dikonsumsi oleh masyarakat di seluruh dunia, terutama Asia.

Namun, perdebatan antara nasi dingin dan nasi panas kerap kali berkaitan dengan preferensi pribadi dan kebiasaan budaya.

Ada yang beranggapan nasi dingin memiliki kalori yang berbeda dengan nasi hangat atau panas.

Menjawab hal tersebut, Ahli Gizi Mochammad Rizal SGz Ms salah seorang Alumnus S2 Cornell University mencoba mengungkap fakta.

Ia menjelaskan definisi kalori ialah unit energi yang diberikan oleh makanan dan tidak dipengaruhi oleh suhu makanan.

Atas hal itu, ia menegaskan bahwa kalori dalam makanan tidak berubah hanya karena perbedaan suhu. Namun, suhu makanan bisa mempengaruhi cara tubuh memproses kalori.

“Artinya, ketika mengonsumsi makanan dalam keadaan suhu panas, tubuh akan menggunakan energi tambahan untuk mencerna dan memproses makanan tersebut,” terang Rizal.

Dari beberapa penelitian menunjukkan, sambungnya, bahwa makanan dingin dapat sedikit meningkatkan pengeluaran energi tubuh untuk memanaskan makanan ke suhu tubuh.

Akan tetapi, perbedaan dalam pengeluaran energi ini umumnya sangat kecil dan tidak signifikan dalam pengaruh total kalori yang dikonsumsi atau dicerna oleh tubuh.

“Yang paling penting adalah jumlah kalori yang dikandung dalam makanan itu sendiri, bukan suhu makanan,” tulisnya di akun twitter @rzlnutritionist.

Pria yang kerap membagikan konten edukasi gizi ini meluruskan kembali, bahwa makan nasi dingin tidak termasuk sebuah hacks untuk mendefisitkan kalori harian. Dirinya pun memberi opsi sumber karbohidrat nasi yang rendah kalori.

“Kalaupun mau mencoba sumber karbo lain yang rendah kalori, tapi rasanya masih mirip nasi. Ada namanya beras porang sejenis umbi-umbian,” papar alumnus S1 Gizi Universitas Airlangga.

“Rasa dan bentuknya mirip nasi putih biasa, tetapi seratnya lebih tinggi dan kalorinya lebih rendah. Bikinnya-pun praktis, cukup menyeduhnya dengan air panas,” imbuhnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore