Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Desember 2023 | 15.43 WIB

Kerap Dihindari! Inilah Manfaat dari ‘Lazy Day’, Awal dari Produktivitas untuk Jaga Kesehatan Mental dan Fisik

Ilustrasi orang malas. (sumber: freepik_storyset)

JawaPos.com – Rasa malas memang tak pernah luput dari kehidupan kaum manusia. Tetapi, pernahkah kamu menjalani 'lazy day' selama satu hari penuh? 

Banyak orang beranggapan bahwa malas adalah sifat yang tak boleh dipelihara, dengan kata lain harus dibuang jauh-jauh dari kehidupan.

Percaya atau tidak percaya, rasa malas sebenarnya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental.

Menurut para ahli, menjalani satu hari dengan malas (lazy day) dalam seminggu, dapat membantu mengurangi stres, tekanan darah tinggi, dan meningkatkan kesejahteraan mental.

Kemalasan juga merupakan cara termudah, untuk mencegah tubuh dari kelelahan dan mencegah penyakit kronis.

Lazy day, adalah hari dimana seseorang tidak melakukan kegiatan apa pun dalam keseharian, bisa dengan tidur, berbaring santai, bermain gadget, dan lain-lain.

Dikutip dari Hindustan Times, seorang Biohacker Optimasi Kesehatan, Spesialis Psikologi, Pengusaha dan Pembicara Global, Tim Gray.

Mengungkapkan, kemalasan adalah awal untuk menjadi lebih produktif. Orang sering berpikir bahwa produktif berarti bekerja atau melakukan kegiatan yang bermanfaat.

Namun, hal tersebut dibantah oleh Tim Gray. Menurutnya produktif itu berarti membuat pilihan, yang disengaja terhadap suatu tujuan.

Dan terkadang pilihan itu bisa berupa bermalas-malasan untuk mengisi ulang energi.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore