
Ilustrasi diabetes.
JawaPos.com - Seperti yang telah diketahui baik secara umum maupun untuk sebagian orang, seperti kanker, penyakit diabetes menjadi salah satu penyakit yang mengerikan dan ditakuti oleh banyak orang. Penderita diabetes seringkali kehilangan salah satu anggota tubuhnya akibat amputasi atau bahkan mengalami kondisi lain seperti kebutaan.
Dilansir dari Antara, hal ini disebabkan karena penyakit ganas tersebut melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga infeksi yang dimiliki oleh penderita sulit sembuh yang mengarah pada amputasi.
Namun siapa sangka, ternyata terdapat kiat untuk mencegah amputasi atau kebutaan akibat diabetes menurut dr. M Ikhsan Mokoagow, M.Med.Sci, Sp. P. D., Subsp. EMD, FINASIM, selaku dokter spesialis penyakit dalam.
"Pada diabetes, seringkali terjadi diabetic retinopathy, yaitu adanya perubahan pembuluh darah di mata. Jika hal ini mencapai bagian tempat jatuhnya bayangan, maka bisa terjadi kebutaan," ucapnya dalam wawancara daring, Senin (13/11).
Kondisi mengerikan seperti mengalami kebutaan pada pengidap diabetes dapat dicegah melalui kontrol kandungan gula yang terdapat pada darah. Selain itu kolesterol dan tensi darah serta skrining kondisi mata sejak awal.
Apabila diabetes yang diderita merupakan tipe dua, skrining kondisi mata (retina) disarankan oleh dokter tersebut untuk dilakukan sesegera mungkin paling tidak seminggu atau sebulan setelah diagnosis diabetes.
Di sisi lain, apabila diabetes yang diderita adalah tipe satu yang pada umumnya muncul sejak usia dini, maka paling tidak skrining dilakukan lima tahun setelah diagnosis diabetes.
"Seringkali ketika seseorang terdiagnosis diabetes dan dianjurkan menemui dokter mata, mereka mengatakan bahwa mata mereka baik-baik saja atau hanya memakai kacamata atau sudah operasi katarak, padahal bukan itu yang ingin dicek, tapi kondisi retina mereka," ucap Ikhsan.
Tidak hanya kesehatan mata terlebih pada retina, Ikhsan menambahkan bahwa kondisi kaki apalagi yang terdapat luka, harus segera dilakukan tindakan penyembuhan sebelum terjadinya infeksi.
Kerontokan pada kepala dan kaki yang gatal-gatal akibat kekeringan menjadi kondisi yang umum diderita oleh pengidap diabetes yang sudah bertahun-tahun.
Ikhsan menyampaikan bahwa saraf yang rusak pada kaki juga berpotensi terjangkit diabetes yang juga akan mengarah kepada kebas atau mati rasa pada kaki. Sekalipun terluka, penderita tidak sadar.
Maka dari itu, ikhsan menyarankan kepada penderita kencing manis agar menggunakan pelembab guna meminimalisir kegatalan pada kaki lalu secara rutin menghindari kejadian yang berisiko melukai kaki.
Dokter lulusan Universitas Indonesia tersebut menambahkan, infeksi yang tidak ditindak secara baik dan benar akan mengarah pada infeksi yang berkelanjutan dan amputasi. "Salah satu atau komplikasi terberat yang kita hindari pada orang diabetes adalah terjadinya amputasi," tambahnya.
"Amputasi memang sesuatu yang seharusnya bisa dicegah apabila kita melakukan perawatan kaki secara berkala dan juga memperhatikan bagaimana kondisi kaki seorang penderita diabetes," pungkasnya.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
