
Ilustrasi obat antibiotik. (Antara/Pexels/Artem Podrez)
JawaPos.com - Obat yang sangat umum diketahui oleh masyarakat adalah antibiotik.
Seringkali antibiotik dikaitkan dengan penyakit-penyakit umum di masyarakat.
Namun, konsumsi antibiotik harus tetap pada dosis yang benar.
Mengonsumsi obat antibiotik sesuai dosis dan indikasi dilakukan untuk mengurangi risiko kekebalan bakteri terhadap reaksi antibiotik.
Hal tersebut disampaikan oleh Dr. dr. Lie Khie Chen, SpPD-KPTI selaku dokter Spesialis Penyakit Dalam Sub Spesialis Penyakit Tropik Infeksi RS Cipto Mangunkusumo.
"Penggunaan antibiotik secara berlebihan dan tidak sesuai indikasi sudah waktunya kita hentikan", ucap Lie Khie Chen ketika mengisi Webinar HUT RSCM ke-104.
Konsumsi obat antibiotik asal-asalan dapat membuat bakteri yang ada pada tubuh menjadi kebal terhadap reaksi antibiotik.
Pentingnya anjuran dokter dan dosis yang sesuai agar bakteri tidak kebal.
Bakteri yang terdapat pada tubuh selalu mencari jalan untuk beradaptasi dan bertahan hidup ketika terkena reaksi antibiotik.
Lie Khie Chen menambahkan bahwa bakteri yang melakukan penyesuaian diri melalui cara pengeluaran enzim yang menyebabkan antibiotik berhenti berfungsi, mengeluarkan kembali antibiotik yang telah dikonsumsi, serta mengubah lokasi antibiotik tersebut.
Bakteri-bakteri tersebut akan mati dan kebal, fenomena ini disebut dengan mikroflora normal.
Apabila terjadi seperti ini, maka tubuh manusia akan lebih rentan menerima bakteri jahat.
Maka sudah semestinya antibiotik digunakan atau dikonsumsi dengan baik dan benar sesuai anjuran pakar kesehatan.
"Penggunaan antibiotik bukan untuk indikasi infeksi menyebabkan semakin sering bakteri terpapar oleh antibiotik, sehingga bakteri-bakteri yang seharusnya menjadi pelindung kita, justru mati dan bakteri yang kebal terhadap obat ini dengan leluasa menggandakan diri", tutur Lie Khie Chen.
Perlunya memperoleh diagnosis yang pasti dan benar ketika hendak mengonsumsi antibiotik.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
