Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 September 2023 | 21.11 WIB

Kulit Bayi Rentan Ruam Popok, Dokter Anak Bagikan Tips Pilih Diapers yang Aman

Ilustrasi bayi akan bergerak bebas dengan popok yang nyaman dan tidak menggembung. - Image

Ilustrasi bayi akan bergerak bebas dengan popok yang nyaman dan tidak menggembung.

 
JawaPos.com – Kulit bayi rentan mengalami iritasi hingga ruam akibat dari penggunaan popok dan tisu yang tidak sesuai. Berdasarkan data epidemiologi secara global, prevalensi iritasi kulit akibat ruam popok atau diaper rash mencapai 16-65 persen. Kasus tertinggi biasanya terjadi pada bayi usia 6-12 bulan.
 
dr. Ferdy Limawal, SpA, Dokter Spesialis Anak menerangkan bahwa lapisan kulit bayi masih sangat tipis. Sehingga, memang hal itu membuatnya rentan iritasi. 
 
“Salah satu gangguan kulit yang sering terjadi pada bayi adalah ruam popok," katanya kepada wartawan, Senin (4/9).
 
 
"Penyebabnya biasanya karena terlalu lama terpapar feses/urine. Selain itu bisa jadi karena popok atau diaper yang digunakan bayi bahannya kurang lembut atau bahkan mengandung zat kimia berbahaya seperti pemutih dan pewangi," sambung dr. Ferdy. 
 
Meski ruam popok merupakan kasus yang umum terjadi dan tidak mengancam jiwa, ia mengatakan bahwa hal itu tetap harus segera diatasi dan diketahui penyebabnya. Sebab, jika tidak hal itu akan menimbulkan infeksi.   
 
“Infeksinya itu bisa menimbulkan luka di sekitar lipatan paha dan bokong. Akibatnya bayi akan terus rewel karena merasa tidak nyaman. Nah, kalau terus-terusan rewel, tumbuh kembang si kecil bisa terganggu," ungkapnya. 
 
Oleh karena itu, dr. Ferdy menyarankan untuk memilih popok atau diaper bayi yang bebas dari bahan kimia berbahaya. Selain itu, jika sering menggunakan tisu basah untuk membersihkan kulit bayi, pastikan terbuat dari bahan yang aman dan bebas pewangi. 
 
Pastikan semua produk yang bersentuhan dengan kulit bayi itu aman alias bebas dari bahan kimia berbahaya. Terutama bebas dari chlorine atau pemutih yang dalam jangka waktu panjang bisa memicu timbulnya kanker.
 
"Akan lebih baik lagi jika produk yang dipilih terbuat dari bahan organik,” tegas dr. Ferdy.
 
Namun, perlu digarisbawahi, organik berbeda dengan natural. "Faktanya berbeda, Kalau terbuat dari bahan organik seperti Offspring, sudah pasti bebas dari zat kimia berbahaya karena tidak mengandung pestisida dan zat beracun lainnya,” pungkas Anthony Santoso, Country Manager PT Alami Natura Abadi selaku distributor resmi Offspring di Indonesia.   
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore