
Photo
JawaPos.com - Tren penyakit tak menular seperti diabetes, jantung, dan stroke kini semakin bergeser ke usia muda. Tak hanya dihadapi oleh usia 60-an, kali ini sejumlah penyakit juga mulai mengancam usia lebih muda yakni 40-50an menjelang pensiun kerja. Penyakit lainnya di antaranya adalah tulang keropos dan katarak.
Dalam talkshow Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) bersama Alumni Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) UI'82, Ahli Kesehatan dari RSUI dr. Wahyu Ika Wardhani, M.Biomed, M.Gizi, Sp.GK (K), mengatakan tulang dan mata menjadi permasalahan kesehatan pada usia pensiun.
"Kami mengharapkan kita semua dapat mencintai tubuh kita supaya tetap produktif dan bahagia dengan kesehatan yang optimal," jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (29/7).
Katarak
Di Indonesia katarak menjadi salah satu penyebab kebutaan nomor satu. Dan disayangkan kebutaan semakin mengalami peningkatan. Katarak sesuatu yang berjalan dengan usia, pada saat usia harapan hidup semakin panjang, maka kejadian katarak semakin meningkat.
"Periksa rutin perlu diperhatikan supaya saat terjadi hal yang tidak diharapkan, kita dapat mencegahnya agar tidak terjadi kerusakan yang lebih lanjut dan bisa diperbaiki, ungkap narasumber Dokter Spesialis Mata RSUI dr. Syska Widyawati, Sp.M(K), M.Pd.Ked,.
Tulang Keropos
Kesehatan sangat dibutuhkan di setiap fase kehidupan salah satunya kesehatan tulang. Saat usia bertambah penurunan masa tulang akan semakin cepat berkurang apabila tidak diwaspasadai atau dicegah akan berisiko mengalami masalah kesehaatn tulang seperti osterporosis.
“Penurunan kepadatan tulang sudah terjadi pada usia 30- 40 tahun, apabila kita tidak bisa merubah pola hidup, kemungkinan bisa terkena masalah kesehatan tulang di kemudian hari. Untuk itu tulang butuh stimulasi menjadi kuat, stimulasinya berupa tekanan seperti berdiri atau berlari serta menjaga asupan vitamin D dan kalsium. Dengan ini kita harapkan kualitas hidup tetap baik dan kehidapan mandiri di usia lanjut dapat dicapai” ujar Dokter Ortopedi dan Traumatologi dari RSUI dr. Mohammad Triadi Wijaya, Sp.OT(K),.
Solusinya, masyarakat diminta menerapkan pola hidup sehat dengan selalu menjaga nutrisi gizi seimbang. Selain itu, penting untuk selalu deteksi dini dan melakukan Medical Check Up apalagi menjelang usia pensiun kerja.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
