
Photo
JawaPos.com - Tak sembarang buah yang boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes karena mereka harus mengawasi kadar gula darah. Bagaimana dengan buah jeruk?
Sebenarnya, jeruk bisa menjadi bagian sehat dari diet ramah diabetes. Walau demikian, jumlah asupannya tetap harus dibatasi.
Dilansir dari Healthline, Kamis (3/6), Ahli Gizi Sade Meeks dari Mississippi University for Women dan Cal State University, Los Angeles menjelaskan jeruk penuh dengan nutrisi yang baik berkat serat, vitamin, mineral, dan antioksidannya. Ketika dimakan dalam jumlah sedang, buah jeruk sangat sehat untuk penderita diabetes.
Indeks glikemik rendah
Indeks glikemik (GI) atau kadar gula mengukur seberapa cepat makanan mempengaruhi gula darah Anda setelah makan. Makan makanan yang memiliki GI rendah dapat menstabilkan gula darah. Jeruk memiliki GI rendah, sehingga memicu kenaikan kadar gula darah Anda secara perlahan.
Jeruk berukuran sedang mengandung 4 gram serat. Dalam ulasan 15 studi klinis pada orang dengan diabetes tipe 2, serat menurunkan kadar gula darah puasa dan hemoglobin A1C, penanda regulasi gula darah. Serat memperlambat kenaikan kadar gula darah setelah makan dengan menunda pengosongan perut dan mempersingkat waktu yang dibutuhkan makanan untuk bergerak melalui saluran pencernaan.
Jeruk mengandung banyak vitamin dan mineral yang mungkin sangat bermanfaat bagi penderita diabetes. Jeruk berukuran sedang mengandung sekitar 91 persen dari Nilai Harian (DV) untuk vitamin C. Vitamin ini juga berfungsi sebagai antioksidan.
Jika Anda menderita diabetes, Anda mungkin memiliki kebutuhan vitamin C yang meningkat untuk membantu membalikkan stres oksidatif
Jeruk berukuran sedang juga memasok 12 persen untuk folat. Meskipun hasilnya beragam, penelitian menunjukkan bahwa mineral ini dapat menurunkan kadar insulin dan meningkatkan resistensi insulin, manajemen gula darah, dan gejala penyakit mata akibat diabetes. Jeruk juga mengandung 6 persen kalium. Kadar kalium yang rendah dapat menyebabkan resistensi insulin.
Selain itu, jeruk mengandung antosianin, subkelas flavonoid yang umum ditemukan pada buah dan sayuran berwarna merah, ungu, atau biru. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini dapat melawan stres oksidatif, penyakit jantung, dan peradangan. Meski begitu, konsultasikan dulu dengan dokter dan ahli gizi berapa banyak jeruk yang boleh Anda konsumsi. Sebab, kebutuhan setiap orang tentu berbeda.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
