Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 November 2020 | 19.15 WIB

Haruskah Tetap Pakai Masker Saat Olahraga di Gym?

Ilustrasi pekerja kantoran dan kaum urban suka pergi ke gym usai bekerja. (Istimewa) - Image

Ilustrasi pekerja kantoran dan kaum urban suka pergi ke gym usai bekerja. (Istimewa)

JawaPos.com - Sejumlah tempat kebugaran atau gym kini sudah mulai dibuka kembali dalam era pandemi untuk menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Meski begitu, protokol kesehatan tetap wajib untuk dipatuhi. Apakah masker juga tetap harus dipakai selama berolahraga? Bagaimana jika pilihan olahraganya adalah olahraga intensitas tinggi?

Dalam situsnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan jelas menyatakan masyarakat tidak boleh memakai masker saat berolahraga karena berbagai alasan kesehatan. Namun, ada perdebatan tentang penggunaan masker saat berolahraga.

Salah satu pendiri Hive Fitness di AS, Rob Jenkins, mengatakan memaksa orang untuk memakai masker bisa merusak kesehatan. "Ada orang yang memakai masker dan mencoba latihan intensitas tingkat sedang akan sangat berbahaya," kata Jenkins.


Di situsnya, WHO dengan jelas menyatakan orang tidak boleh memakai masker saat berolahraga. Badan kesehatan tersebut mengatakan keringat dapat membuat masker menjadi lebih cepat basah sehingga sulit bernapas dan mendorong pertumbuhan mikroorganisme.

"Ini kontraproduktif (dengan aturan WHO)," kata Jenkins.

Dilansir dari WCNC Charlotte, Rabu (25/11), Ahli Spesialis Penyakit Menular untuk Atrium Health dr. Katie Passaretti, merekomendasikan orang untuk tetap berolahraga di luar ruangan selama pandemi. Itupun dengan jarak enam kaki, daripada di gym.

“Saya merekomendasikan untuk tidak pergi ke gym,” kata dr. Passaretti.

"Namun jika Anda memilih untuk berolahraga di gym, maka memodifikasi jenis olahraga (intensitas lebih ringan) mungkin diperlukan agar dapat mengenakan masker dan melindungi orang lain," tambahnya.

"Kami merasa ini adalah keputusan yang sangat individual. Terserah pengunjung jika ingin memakai masker," kata
Jenkins.

Di AS, gym, sejak dibuka kembali pada awal Oktober. Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Carolina Utara mengatakan mereka belum mengidentifikasi adanya klaster Covid-19 yang terhubung ke pusat kebugaran.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=bbECprka9e0

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore