Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Mei 2020 | 15.05 WIB

Makin Agresif Virus Korona Bermutasi, Kondisi Pasien Bisa Lebih Serius

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Mutasi yang lebih agresif dari virus Korona jenis baru diyakini menjadi penyebab tingkat infeksi yang lebih tinggi. Artinya kondisi pasien bisa lebih terinfeksi akibat virus yang bermutasi. Kesimpulan itu diambil dari kasus yang dikaitkan dengan pasien nomor 26 di Malaysia.

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Datuk Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan bahwa Institute for Medical Research (IMR) telah menemukan mutasi yang mungkin menyebabkan virus menjadi lebih agresif dalam kasus pasien 26. Virus tersebut bermutasi di tubuh pasien.

"Di IMR, kami melakukan isolasi virus dan mengkulturkan virus. Misalnya, dalam kasus pasien 26, kami telah mempelajari virus dan menemukan bahwa ada mutasi," katanya seperti dilansir dari AsiaOne, Kamis (30/4).

"Mungkin mutasi ini telah membuat virus lebih agresif, dan telah menyebar dan menginfeksi sekitar 120 orang," katanya dalam jumpa pers harian, Rabu (29/4).

Pasien 26 adalah Ketua UDA Holdings Bhd Datuk Hisham Hamdan yang berada di Shanghai pada pertengahan Januari. Tapi, dia membantah bahwa dirinya tertular virus di sana.

Dia mulai mengalami gejala pada 27 Februari dan dinyatakan positif Covid-19 pada 29 Februari dan kemudian dirawat di Rumah Sakit Sungai Buloh. Dr Hisham menambahkan bahwa peran IMR tidak hanya melakukan tes untuk Covid-19 tetapi juga fokus pada penelitian virus dan turunannya.

"Kami melihat bahwa untuk gelombang pertama infeksi dan tahap awal gelombang kedua, virus dalam kasus kami adalah strain B, yang berasal dari Wuhan," jelasnya.

Berdasar itu, strain virus dinyatakan berbeda jenis atau tipe di tiap negara. Strain di Malaysia tak sama dengan negara Eropa dan Amerika.

"Ini berbeda dari strain A, yang terkait dengan kebanyakan kasus di Amerika Serikat, dan untuk Eropa itu adalah strain C," katanya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=IMaiuYQ3ieE

https://www.youtube.com/watch?v=06TVCDs0PLg

https://www.youtube.com/watch?v=qfoSDn7v64A

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore