
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyebut harga racun kalajengking sebesar USD 10,5 juta per liter, atau sekitar Rp 142,8 miliar.
JawaPos.com - Budi daya lele, unggas, kambing, atau sapi mungkin sudah biasa. Pakan dan perawatannya barangkali bisa dilakukan oleh siapa saja yang memiliki pengalaman. Akan tetapi tertarikkah Anda jika mencoba budi daya kalajengking seperti yang disebutkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)?
Kata Jokowi, racun kalajengking bisa bernilai miliaran rupiah. Informasi itu diperolehnya dari harga racun kalajengking di luar negeri. Namun, benarkah demikian?
Dosen Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada (UGM) Drh. Slamet Raharjo, MP menjelaskan harga racun kalajengking itu adalah harga di luar negeri yang dihitung berdasarkan harga venom (bisa) per mililiter/miligram. Sedangkan umumnya venom dijual dalam satuan berat kering, yaitu per miligram atau gram bukan permililiter.
Anggota Toksinologi Indonesia ini menjelaskan harga racun per kilogram/liter tentu berbeda dengan harga per miligram/mililiter. Perlu diketahui, seekor scorpion besar sekali milking (mengambil bisa) hanya dapat menghasilkan sekitar 0,005-0,01 mililiter venom.
"Nah ini yang sepertinya pak Presiden Jokowi kurang memahami, sehingga harga itu dihitung kasar menjadi sekian miliar per liter. Sehingga untuk mendapatkan 1 liter venom (USD 10,5 juta per liter, atau sekitar Rp 142,8 miliar seperti kata Jokowi), dibutuhkan sedikitnya 200 ribu ekor scorpion," kata Slamet kepada JawaPos.com, Sabtu (5/5).
Pria yang menjabat sebagai Wakil Direktur Bidang Pendidikan Rumah Sakit Hewan Prof Soeparwi FKH UGM itu menambahkan dalam 1 liter venom segar cair rendemen/protein venom berkisar 1-3 persen atau setara 10-30 gram. Sehingga jumlahnya memang sangat sedikit.
"Ternyata sangat sedikit ini membuat harganya menjadi sangat mahal," jelasnya.
Sebagai pembanding, ungkapnya, harga venom ular (yang lebih mudah mendapatkannya) saat ini berkisar 3-5 juta rupiah/gram kristal venom. Kesimpulannya, Jokowi benar harga venom kalajengking memang mahal karena sulit mendapatkan venomnya. Hanya saja, harus membutuhkan budi daya ratusan ribu ekor. Tentu bukan hal yang mudah.
Maka Slamet memberikan tips bagi siapa saja yang tertarik melirik budi daya racun kalajengking. Apa saja?
Bernilai Ekonomis
Budidaya kalajengking memilih spesies yang bernilai ekonomi tinggi. Saat ini, scorpion mulai booming sebagai budi daya maupun untuk panen venom.
Pelatihan Budi Daya
Jika ingin melakukan budi daya, maka harus mengikuti pelatihan milking dan processing venom.
Harus Sesuai Standar
Milking dan processing venom harus sesuai standar baku medis atau untuk bahan obat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
