
Ilustrasi simbol kampanye kanker payudara.
JawaPos.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempertanyakan alasan BPJS Kesehatan tidak lagi menjamin pembelian obat kanker Trastuzumab.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Syamsul Bachri mengatakan, pihaknya bakal mendorong obat kanker tersebut akan tetap ditanggung sehingga pasien penderita kanker tertangani dengan optimal.
Karena itu, Syamsul menegaskan pihaknya akan mengundang Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan BPJS dalam rapat di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (28/3) besok. Menurut dia, DPR telah menerima keluhan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi pasien kanker.
"Salah satu agendanya mengkonfirmasi, bahwa salah satu obat yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat penderita penyakit kanker itu dihapus dari daftar yang ditanggung oleh BPJS," kata Syamsul saat menghadiri peluncuran Asosiasi Advokasi Kanker Perempuan Indonesia (A2KPI), Jakarta, Selasa (27/3).
Syamsul tak menampik defisit keuangan BPS bisa menjadi salah satu penyebab keputusan tidak dijaminnya obat kanker. Namun, pemerintah dan DPR bersikukuh untuk mencari solusi lain yang tidak akan menghambat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
"Oleh karena itu, kita minta kepada BPJS dan pemerintah untuk mencari opsi-opsi yang dimungkinkan untuk menutupi defisit itu. Sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat," ujarnya.
Sebelumnya, Asisten Deputi Bidang Utilisasi dan Anti-fraud Rujukan BPJS Kesehatan Elsa Novelia, mengatakan, BPJS Kesehatan memutuskan untuk tidak lagi menjamin trastuzumab berdasarkan rekomendasi dari Dewan Pertimbangan Klinis dan akan berlaku mulai 1 April mendatang.
Dewan Pertimbangan Klinis menilai, trastuzumab tidak efektif untuk terapi kanker payudara stadium lanjut, oleh karena itu keberadaan obat tersebut dalam daftar Formularium Nasional (Fornas) ditinjau ulang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
