
Warga Arab menjadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 di Riyadh kemarin. (FAYEZ NUR RELDINE/AFP)
JawaPos.com - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito menegaskan, hasil observasi efektivitas vaksin Covid-19 yang sedang diuji klinis tahap III oleh Universitas Padjadjaran akan menjadi dasar menentukan emergency use authorization (EUA). Periode observasinya, bulan pertama, ketiga, dan keenam setelah penyuntikan orang. ”Untuk EUA efikasi (kemanjuran,Red) boleh cukup 50 persen,” ujarnya kemarin (17/12).
Menurut dia, BPOM mengikuti standar dan regulasi yang sudah menjadi komitmen internasional. Referensinya adalah Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan regulator negara lain seperti Food and Drug Administration (FDA) dari Amerika.
Persiapan EUA vaksin juga tak dilakukan sendiri oleh BPOM. ”BPOM sudah inspeksi bersama tim MUI untuk audit halal. Juga, bersama Bio Farma dan Kementerian Kesehatan ke Tiongkok,” jelasnya.
Inspeksi tersebut melihat aspek mutu dan cara produksi obat yang baik. ”Hingga saat ini, tidak ada efek samping yang kritikal,” ujar Penny.
Aspek keamanan, kata dia, juga sudah baik. ”Sekarang aspek efektivitas yang masih kita tunggu,” tuturnya.
Sementara itu, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menuturkan bahwa semua instansi pemerintah pusat maupun daerah harus menjadikan program vaksinasi sebagai program prioritas. Dengan begitu, program bisa berjalan dengan baik. ”Program komunikasi publik juga harus sesuai dengan tahapannya. Hindari membuat pernyataan-pernyataan yang kontraproduktif dengan tujuan program vaksinasi,” katanya.
Program menggratiskan vaksin, kata dia, dimaksudkan untuk memperluas aksesibilitas semua kalangan masyarakat. ”Dengan makin luasnya aksesibilitas ini, diharapkan kekebalan komunitas (herd immunity) itu bisa dicapai lebih cepat,” jelasnya.
Baca juga: Minta Warga Dukung Vaksin Covid-19, BPOM Jelaskan Alur Izin Darurat
Sebagai penduduk terbesar keempat di dunia, Wiku menuturkan bahwa capaian kekebalan komunitas di Indonesia akan berkontribusi pada kekebalan komunitas secara global. ”Meski begitu, pemerintah tidak akan terburu-buru. Vaksinasi akan mengikuti tahap pengembangan vaksin,” jelasnya.
Pada prinsipnya, vaksin harus memiliki EUA dari BPOM dan sertifikat halal dari MUI. ”Pemerintah saat ini menunggu hasil kajian dan penelitian oleh BPOM dan MUI,” kata Wiku.
Baca juga: 440 Ribu Nakes Disiapkan, Warga Harus Paham Pentingnya Vaksin
Di bagian lain, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memastikan bahwa instansinya sudah menyiapkan instrumen untuk membantu pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi. TNI harus berperan aktif lantaran vaksinasi merupakan program pemerintah berskala nasional.
Kemarin Hadi memberikan arahan langsung dalam pembukaan training of trainer vaksinasi di Mabes TNI. ”Vaksinasi merupakan salah satu upaya dalam mencegah penyakit berbahaya,” ungkap dia.
Baca juga: Tes Nyaris 100 Persen, Tapi Penularan Covid-19 Makin Tak Terkendali
Hadi berharap training of trainer bisa menambah pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan petugas yang akan dilibatkan dalam proses vaksinasi. Khususnya petugas kesehatan di fasilitas-fasilitas kesehatan yang dimiliki Mabes TNI.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=k6s2QISxjpU

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
