
Proses pemindahan kontainer berisi vaksin COVID-19 saat tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung Jawa Barat, Senin (7/12/2020). Vaksin COVID-19 produksi perusahaan farmasi Sinovac, China tersebut disimpan dalam ruangan pendingin dengan suhu 2-8 derajat cel
JawaPos.com - Pemerintah masih berupaya melakukan tahapan vaksinasi untuk masyarakat. Selain mempersiapkan penyediaan vaksin Covid-19 hingga melewati tahapan-tahapan pengujian, pemerintah juga mengupayakan kesiapan tenaga kesehatan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi mengatakan, 440 ribu tenaga kesehatan dan 23 ribu vaksinator terus mempersiapkan diri untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Sampai dengan 5 Desember 2020, pemerintah sudah memberikan pelatihan kepada 12.408 orang untuk 21 provinsi.
"Sementara workshop penyiapan bagi tenaga vaksinator ini telah dilangsungkan untuk 29.635 orang dari 34 provinsi. Artinya, semuanya berjalan sesuai dengan rencana kita dan Insya Allah kesiapan-kesiapan itu kita jaga dari sisi jumlah, proporsional dari semua provinsi akan tercakup,” ujar Oscar.
Selain itu, pemerintah juga berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat sebelum program vaksinasi berjalan. Upaya edukasi ini harus sampai dengan merata ke daerah agar tidak ada penolakan terhadap vaksin.
“Kita menginginkan bahwa masyarakat itu paham tentang pentingnya vaksinasi ini. Pemahaman kita tentang kehalalan juga sudah kita upayakan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI)," imbuhnya.
Pemerintah juga akan menyampaikan efektivitas vaksin. Supaya tidak terjadi kesalah pahaman. "Namun, yang tidak boleh ditinggalkan adalah mengkomunikasikan kepada masyarakat agar mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik, itu adalah cara paling ampuh untuk melindungi masyarakat," imbuhnya.
Di sisi lain, Oscar menilai kegiatan vaksinasi di Indonesia cukup kompleks. Sebab, Indonesia memiliki luas wilayah yang besar. Oleh karena itu, upaya menjangkau seluruh wilayah terutama daerah terpencil akan membutuhkan waktu.
"Dari sisi keterjangkauan kita masih menemukan kendala geografis sebagai persoalan, sehingga tenaga kesehatan dan vaksinator kita kadang-kadang mempunyai sebuah usaha yang luar biasa untuk menjangkau daerah ini,” jelasnya.
Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menambahkan, masyarakat harus mendukung upaya vaksinasi pemerintah. Masyarakat diminta kooperatif terhadap petugas kesehatan.
“Apresiasi kepada tenaga kesehatan maupun kepada para peniliti yang luar biasa bekerjanya dalam upaya meningkatkan 3T (Testing, Tracing, Treatment), kita wujudkan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan)," tandasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=dllEOylhFsA
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022