
Ilustrasi
JawaPos.com – Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) diberikan saat bayi sudah berusia enam bulan. Saat itu, bayi sudah melewati masa pemberian ASI eksklusif.
Namun pemberian MP-ASI juga tak boleh sembarangan. Sebab, harus diperhatikan juga kandungan nutrisi yang diperlukan buah hati.
Masa 1000 hari kelahiran pertama merupakan masa keemasan (Golden Age) bagi buah hati. Di tahap ini, menjadi masa dengan pertumbuhan otak berkembang sangat cepat.
Berangkat dari hal itu, Produk Milna turut mendukung program organisasi kesehatan dunia WHO dalam rangka memenuhi Recommendation Action selama Golden Age.
"Anak usia 6 bulan harus diberikan MP-ASI yang tepat dan cocok. Meskipun lambungnya kecil tetapi buah hati membutuhkan banyak nutrisi untuk tumbuh dan beraktivitas,” tegas Dokter Spesialis Anak Bidang Nutrisi dan Penyakit Metabolik RFHS FK Universitas Padjajaran Julistio Djais, dr., SpA(K), Mkes, dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/5).
Julistio menjelaskan, memilih sumber bahan makanan untuk MP-ASI saat ini bisa dari bahan makanan yang diproduksi oleh pertanian organik. Karena pengolahan bahan makan tersebut, lanjutnya, membatasi penggunaan zat-zat sintetis seperti pestisida dan pupuk kimia.
“Begitu juga untuk bahan makanan dari ternak, di mana penggunaan antibiotika dan hormon pertumbuhannya diawasi. Paparan zat-zat negatif terhadap bahan pangan organik, sangat minimal, sehingga kualitas bahan pangannya meningkat,” tegasnya.
Salah satu MP-ASI terbaik adalah buah pisang. Sebab, pisang memiliki kandungan kalium, serat, kalsium, magnesium, fosfor, selenium, dan zat besi. Pisang juga kaya akan vitamin A, B2, B6, C, E, B3, B9, dan B5 yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak.
"Kandungan karbohidrat dalam pisang berupa sukrosa, fruktosa, dan glukosa merupakan karbohidrat sederhana yang cepat diubah menjadi energi. Cocok untuk bayi yang membutuhkan energi banyak untuk pertumbuhannya," jelas Julistio.
Artis dan Duta Produk Milna (Brand Ambassador) Milna 2017, Tya Ariestya mengungkapkan pengalaman pertamanya pada buah hatinya, Muhammad Kanaka Ratinggang.
Momen makan pertama bagi anak, kata dia bagi Tya begitu penting.
“Selain karena ini adalah momen makan pertama Kanaka, ini juga menjadi momen bagi kami untuk lebih mempersiapkan kebutuhan gizinya.
Hal itu tidak hanya banyak memberikan manfaat dari segi edukasi nutrisi, tetapi juga memberikan wawasan mengenai MP-ASI fortifikasi dan manfaatnya untuk tumbuh kembang anak,” jelas Tya.(cr1/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
