
Ilustrasi
JawaPos.com - Kualitas hidup pasien kanker akan meningkat seiring dengan dukungan penuh keluarga selama merawat mereka. Tak hanya penanganan medis, pasien kanker juga memerlukan dukungan kuat dari banyak pihak. Penanganan pasien kanker harus dilakukan oleh multidisiplin ilmu.
Rasa nyeri yang begitu hebat pasti dialami pasien kanker. Rasa ini membuat pasien putus asa dan tidak memiliki semangat untuk sembuh.
"Rasa nyeri pada pasien kanker sangat sakit, rata-rata mengeluh seperti dijepit kepiting. Seperti dijepit," kata kata Pakar Nyeri Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta, Darto Satoto, Rabu (7/12).
Jika nyeri biasa, paracetamol diberikan sebagai obat anti nyeri. Namun jika nyerinya bertambah, maka pengobatan yang diberikan lebih berat.
"Nyeri kanker harus dilakukan multidisiplin. Bisa dokter bedah, spesialis penyakit dalam, onkologi, dan lainnya," jelas Darto.
Bukan hanya medis, tetapi pengobatan dengan pendekatan psikologi juga baik dilakukan. Tak sedikit pula rohaniawan melakukan pendekatan dan pengobatan pada pasien kanker untuk memberikan semangat.
"Bisa juga dokter radiologi, kita lihat diagnosisnya. Psikiater juga dilibatkan. Paling penting adalah keluarga," katanya.
Darto mencontohkan pada wanita usia 35-40 tahun paling rentan terkena kanker payudara. Jika ada benjolan, dia meminta para wanita pergi ke dokter.
"Hati-hati begitu ada benjolan, pergi ke dokter bedah onkologi. Jangan ditunda," tuturnya. (cr1/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
