
CEK HIDUNG: Dokter Rini Ardiana Rahayu (kiri) melakukan pemeriksaan rhinoscopy anterior terhadap Eisa Mayestika di Rabu (16/11) Poli THT RSUD Sidoarjo.
JawaPos.com – Pilek yang tidak kunjung sembuh tentu membuat kondisi tubuh terasa tak keruan. Jika kondisi tersebut terjadi berulang-ulang, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
Mungkin terjadi sinusitis atau infeksi pada rongga sinus yang terletak di kanan dan kiri hidung. Kasus sinusitis tersebut juga banyak ditemui di Poli THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan) RSUD Sidoarjo.
Hampir setiap hari pasien datang dengan keluhan pada bagian sinus. Mulai anak-anak hingga dewasa. Dokter spesialis THT RSUD Sidoarjo Rini Ardiana Rahayu SpTHT-KL mengatakan, hampir setiap hari dirinya menangani pasien sinusitis.
Baik untuk fisioterapi maupun operasi karena sinusitis. Jumlah kasus sinusitis akut tahun ini masih tinggi. Hingga 16 November, angkanya mencapai 257 kasus.
Sebagai bandingan, sinusitis akut yang ditangani RSUD Sidoarjo pada 2015 mencapai 304 kasus.
”Penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan segala umur,” katanya. Sinusitis, jelas Rini, disebabkan beberapa hal. Salah satunya pertumbuhan gigi pada geraham atas kanan atau kiri yang menuju sinus.
Biasanya, kondisi itu terjadi pada orang dewasa. Dalam kondisi khusus, sinusitis bisa juga dipicu alergi makanan maupun debu. ’’Biasanya, alergi sering terjadi pada anak-anak,’’ ujar Rini.
Gejala sinusitis paling umum adalah pilek yang sering kambuh dan muncul cairan kental. Selain itu, terasa pusing dan kemeng di daerah pipi.
Pada orang dewasa, sering diikuti pilek yang berbau. Hal itu disebabkan gigi geraham. Bahkan, sinusitis akut biasanya diikuti badan meriang.
”Kalau sudah ada tanda-tanda seperti itu, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter,’’ sarannya.
Dia menuturkan, banyak orang yang meremehkan influenza. Ketika batuk dan pilek menyerang, mereka lebih memilih membiarkannya atau sebatas minum obat generik yang dijual bebas.
’’Umumnya begitu. Padahal, alergi hingga flu berat yang terus-menerus bisa sampai sinusitis,’’ kata Rini. Cara membuang ingus sembarangan juga sangat berbahaya.
Tidak hanya rawan mengakibatkan sinusitis, tetapi juga bisa membuat radang telinga tengah. Rini lantas mencontohkan cara membuang ingus yang benar.
Yaitu, dengan menutup salah satu sisi hidung dan membuang ingus keluar secara bergantian. ”Sejak kecil anak juga harus diajarkan cara membuang ingus yang benar agar tidak sampai terkena sinusitis,’’ tambahnya.
Penanganan sinusitis berbeda-beda. Karena itu, jelas Rini, sebelum dilakukan penanganan, pasien harus didiagnosis melalui foto rontgen terlebih dahulu. Hal itu dimaksudkan untuk mengetahui posisi waters.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
