
Photo
JawaPos.com - Cedera kepala menjadi resiko paling tinggi penyebab kematian korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Di sisi lain, banyak warga takut menolong korban lakalantas kemudian berujung korban meninggal dunia.
Dokter spesialis ortopedi Siloam Hospitals Jember dr Hantonius SpOT mengatakan bahwa 80 persen kegagalan penanganan pada kecelakaan akibat lalai. Kemudian juga karena terlalu lama dibawa ke rumah sakit oleh warga di lokasi kejadian
"Banyak orang karena takut salah jadi tidak berani menolong korban," kata Hantonius dalam keterangannya Sabtu (15/1).
Menurut dia rasa takut pada masyarakat itu wajar. Sebab masyarakat pada umumnya belum paham bagaimana tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) yang harus dilakukan. Sehingga pada akhirnya masyarakat hanya bisa menonton atau bahkan membiarkan pergi korban lakalantas di lokasi kejadian.
Dalam kesempatan yang sama dokter spesialis bedah syaraf dr Fatkhul Adhiatmadja SpBS menjelaskan cedera pada kepala merupakan penyebab kematian tertinggi korban lakalantas. Alasannya karena terjadi peningkatan tekanan di kepala akibat benturan dan atau pembengkakan.
"Hal ini diakibatkan karena kepala adalah bagian yang memiliki sangat banyak syaraf," ungkap Fatkhul. Untuk itu dalam berkendara, bagian kepala perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan. Diantaranya bagi pengendara motor, selalu menggunakan helm.
Siloam Hospitals Jember mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan korban lakalantas. Diantaranya mereka melibatkan para dirver ojek online (ojol). Para driver ojol ini menghabiskan banyak waktu di jalan raya. Sehingga memiliki potensi besar menjumpai kejadian lakalantas. Driver ini mendapatkan pelatihan singkat P3K untuk korban kecelakaan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
