Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Juli 2020 | 02.06 WIB

Nah Lho, Pakai Sarung Tangan Ternyata Malah Picu Penularan Covid-19

Barista saat menghidangkan Kopi menggunakan sarung tangan di salah hotel di Jakarta, Senin (8/6/2020). Secara bertahap sejumlah hotel di Jakarta mulai beroperasi kembali dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang belum p - Image

Barista saat menghidangkan Kopi menggunakan sarung tangan di salah hotel di Jakarta, Senin (8/6/2020). Secara bertahap sejumlah hotel di Jakarta mulai beroperasi kembali dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang belum p

JawaPos.com - Direktur RSUD dr Iskak, Tulungagung, dr Supriyanto, Sp.B, M.Kes mengingatkan warga tidak sembarangan menggunakan sarung tangan dengan maksud mencegah Covid-19, karena faktanya penggunaan karet/plastik pelindung telapak tangan itu justru bisa memicu penularan virus korona.


"Jangan pakai sarung tangan. Jangan dikira menggunakan pakai sarung tangan itu aman. Sebab (bahan) karet yang menutup kulit tangan kita itu justru memicu kelembaban dimana virus korona (Covid-19) menjadi lebih lama bertahan," kata dr. Supriyanto dikonfirmasi usai apel tiga pilar pembentukan Timsus Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di GOR Lembupeteng, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (15/7), seperti dilansir dari Antara.


Ia menjelaskan, kondisi berbeda apabila tangan dibiarkan dalam kondisi terbuka tanpa sarung tangan, sebab apabila kulit tangan terpapar virus korona, suhu udara bercampur angin kering yang menerpa permukaan kulit akan membuat virus maupun bakteri cepat mati.


"Yang jauh lebih penting itu adalah kebiasaan cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir ataupun memakai 'hand sanitizer' (cairan pembersih tangan beralkohol)," katanya.


Menurut Pri, panggilan akrab dr. Supriyanto, Sp.B, M.Kes, pemakaian sarung tangan hanya direkomendasikan untuk petugas medis/paramedis ataupun kegiatan nonmedis namun berkaitan sterilitas benda atau media yang bakal tersentuh dan dipegang.


Itupun protokol tata cara pemakaian maupun saat melepas dari tangan harus diperhatikan dengan seksama. Tidak boleh keliru, dan dilanjutkan dengan membersihkan telapak tangan menggunakan cairan pembersih beralkohol.


"Jika digunakan sembarangan, apalagi oleh warga tanpa tahu prosedur yang benar, bisa jadi bumerang. Membahayakan diri sendiri dan orang lain tentunya," katanya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore