Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Juli 2021 | 21.15 WIB

Obat-obatan Terapi Covid-19 Makin Langka dan Mahal

Warga antre untuk membeli produk penunjang kesehatan di salah satu apotek di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (8/7/2021). Menurut warga dilokasi tersebut antrian terjadi semenjak lonjakan kasus Covid-19, akibat langkanya alat kesehatan s - Image

Warga antre untuk membeli produk penunjang kesehatan di salah satu apotek di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (8/7/2021). Menurut warga dilokasi tersebut antrian terjadi semenjak lonjakan kasus Covid-19, akibat langkanya alat kesehatan s

JawaPos.com - Kelangkaan obat-obat terapi Covid-19 terjadi di beberapa daerah. Di Banyuwangi, Jawa Timur, obat yang makin sulit ditemui adalah oseltamivir dan azithromycin. Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Banyuwangi, stok dua obat itu mulai habis di gudang obat Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi.

Beberapa puskesmas tak lagi memberikan obat tersebut untuk pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Salah satunya Puskesmas Sobo. Stok obat untuk jenis azithromycin sudah habis. Yang ada tinggal oseltamivir. Itu pun hanya tersisa seratus butir.

”Biasanya satu pasien dapat 14 tablet untuk masing-masing obat. Itu untuk empat hari. Sekarang di gudang obat tersisa oseltamivir, tersisa seratus tablet. Fungsi dua obat itu untuk menangani keluhan pasien akibat Covid-19. Kalau untuk keluhan lainnya kita sesuaikan obatnya,” jelas Kepala Puskesmas Sobo Dadang Tri Pitoko.

Kepala Dinkes Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan, pasien korona yang menjalani isoman bisa fokus untuk melakukan pemulihan dengan banyak cara. Tidak hanya terpaku pada obat-obat tertentu. Pasien bisa meningkatkan penyembuhan dengan mengonsumsi vitamin, istirahat yang cukup, dan makan makanan bergizi.

”Kalau ada keluhan, nanti petugas dari puskesmas yang akan memeriksa. Saya rasa tidak tergantung pada obat tertentu. Pasien diobati berdasar keluhannya,” jelas dia.

Kelangkaan obat juga terjadi di Mojokerto. Jawa Pos Radar Mojokerto melaporkan, Satreskrim dan Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota telah memantau stok obat-obat terapi Covid-19 kemarin. Hasilnya, hampir seluruh apotek di Kota Mojokerto kehabisan stok. ”(Sebanyak) sebelas obat yang sudah ada HET-nya dari Kemenkes kami cek. Kosong di hampir semua apotek,” ungkap Kanitpidter Satreskrim Polres Mojokerto Kota Ipda Muklisin seusai sidak di Apotek Mojokerto, Jalan Ahmad Yani, kemarin.

Kelangkaan obat-obat terapi Covid-19 direaksi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) IV KPPU Dendy Rakhmad Sutrisno menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemantauan di daerah yang termasuk wilayah kerjanya. Ada delapan daerah yang telah dipantau, yakni Surabaya, Mojokerto, Malang, Sidoarjo, Gresik, Denpasar, Mataram, dan Kupang. Hasilnya, secara umum masyarakat sulit menemukan obat-obatan tersebut di apotek.

”Di Jawa Timur, obat terapi Covid-19 relatif sulit didapatkan. Kalaupun ada, harganya di atas HET dengan menggunakan obat merek lain. Misalnya, obat favipiravir 200 mg per tablet yang HET-nya Rp 22.500 diganti merek Avegan yang dijual dengan harga Rp 68.000 sampai Rp 76.900 per tablet,” ungkapnya.

Baca juga: Saat Isoman, Obat-obatan Ini yang Biasa Dikonsumsi Pasien Covid-19

KPPU juga menemukan kondisi serupa pada pasokan oksigen. ”Secara umum, masyarakat Jawa Timur relatif kesulitan mendapatkan tabung gas oksigen dengan harga normal. Termasuk harga jasa isi ulangnya,” kata dia.

Tabung gas oksigen ukuran 1 meter kubik yang biasanya dijual Rp 700 ribu sampai Rp 800 ribu kini melonjak menjadi Rp 1,2 juta sampai Rp 2,1 juta. Sedangkan jasa isi ulang tabung gas oksigen juga mengalami peningkatan menjadi kurang lebih Rp 150 ribu per meter kubik. ”Padahal semula hanya Rp 30 ribu per meter kubik,” ucap Dendy.

Menyikapi kondisi itu, KPPU memutuskan untuk melakukan pemeriksaan dalam ranah penegakan hukum. KPPU akan menginvestigasi semua pihak terkait, termasuk pelaku usaha yang dianggap terindikasi melakukan pelanggaran persaingan usaha. KPPU juga akan berkoordinasi dengan tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional maupun lembaga penegak hukum lainnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore