Gandeng 11 Platform, Kemenkes Layani Pasien Isoman lewat Telemedicine

6 Juli 2021, 10:50:28 WIB

JawaPos.com – Kemenkes bersama 11 platform meluncurkan program telemedicine untuk pasien Covid-19. Pertimbangannya, mereka yang tidak bergejala atau bergejala ringan dan menjalani isolasi, terutama secara mandiri (isoman), juga perlu mendapat perhatian dan perawatan. Sayang, telemedicine itu baru bisa diakses di Jakarta.

Dalam telemedicine ada konsultasi dan pemberian obat. ”Semua gratis,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kemarin (5/7).

Layanan konsultasi dibiayai 11 platform yang terlibat. Obatnya dibiayai Kemenkes.

Budi berharap layanan itu secara tidak langsung dapat mengurangi beban rumah sakit. Mereka yang bisa dirawat di rumah tetap mendapat perawatan dan komunikasi dengan tenaga kesehatan. ”Kalau harus datang ke rumah sakit untuk konsultasi dengan dokter akan susah dan menambah risiko penularan,” jelasnya.

Keuntungan lainnya, dokter bisa mengidentifikasi pasien berdasar hasil konsultasi. Selanjutnya dilakukan penanganan berdasar kondisi pasien. Melalui layanan itu, rumah sakit bisa melakukan skrining awal untuk pasien dengan gejala sedang atau berat. ”Bukan hanya itu, platform telemedicine ini juga terintegrasi dengan laboratorium testing PCR,” ungkapnya.

Di sisi lain, Budi menyatakan perlunya konversi tempat tidur rumah sakit yang melayani pasien Covid-19. Bukan hanya di Jakarta, melainkan juga di Jawa Timur, Jogja, dan Bali. Konversi merupakan respons atas lonjakan kasus konfirmasi positif.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : lyn/dee/tau/idr/syn/c19/fal

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads