Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Januari 2020 | 16.37 WIB

Waspadai 3 Kelompok Penyakit Berbahaya Pasca Banjir dan Pemicunya

Sejumlah pedagang mengamankan barang dagangannya ketika banjir merendam kiosnya di Pasar Raya Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/2020). Banjir setinggi sekitar 50 cm - 1 meter tersebut yang disebabkan meluapnya kali Pesanggrahan, dan mengakibatkan aktivi - Image

Sejumlah pedagang mengamankan barang dagangannya ketika banjir merendam kiosnya di Pasar Raya Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/2020). Banjir setinggi sekitar 50 cm - 1 meter tersebut yang disebabkan meluapnya kali Pesanggrahan, dan mengakibatkan aktivi

JawaPos.com - Para korban banjir dan pengungsi umumnya rentan terserang penyakit. Setelah disibukkan membersihkan rumah mereka dari banjir dan lumpur, maka selanjutnya yang perlu diwaspadai adalah ancaman penyakit.

Ahli Endoskopi Gastrointenstinal yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, mengatakan didasarkan pada penyebarannya, ada 3 kelompok panyakit usai banjir. Yaitu penyebaran melalui makanan dan minuman, penyebaran melalui nyamuk dan penyebaran melalui tikus.

"Anak-anak merupakan kelompok rentan yang mudah terkena penyakit pasca banjir. Coba saja diidentifikasi pada lingkungan kita terutama yang masih mempunyai anak-anak berapa kali mereka mengalami gangguan kesehatan dalam musim penghujan dan banjir saat ini," kata dr. Ari kepada JawaPos.com, Kamis (2/1).

Berbagai penyakit dapat ditimbulkan oleh 3 kelompok penyakit tersebut antara lain,

1. Penyakit yang ditularkan makanan dan minuman

Penyebaran secara Fecal Oral (lewat makanan dan minuman). Di antaranya infeksi kolera, disentri, rotavirus serta demam typhus. Pasien dengan infeksi usus bisa datang dengan diare, muntaber, mules saat buang air besar dan buang air besar ada darah.

"Diare juga menjadi kejadian luar biasa pada banjir Jakarta beberapa tahun yang lalu," jelasnya.

2. Penyakit yang ditularkan oleh nyamuk

Penyakit disebarkan melalui vektor penyakit. Seperti Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) yang dibawa melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

3. Penyakit yang ditularkan melalui tikus

Penyakit yang ditularkan melalui hewan dari ordo Rodentia, yaitu tikus merupakan penyakit yang juga sering didapat saat pasca banjir. Salah satu jenis rodent borne disease yang dapat timbul pada bencana banjir adalah leptospirosis yang dibawa melalui kencing dan kotoran tikus dalam genangan banjir.

Terganggunya kesehatan akibat banjir terjadi karena adanya gangguan pada 3 faktor penting yang memicu penyakit. Yaitu faktor daya tahan tubuh, lingkungan, dan agen.

1. Faktor Daya Tahan Tubuh

Ketika terjadi pengungsian akibat banjir, kondisi kebersihan lingkungan, makanan dan minuman yang dikonsumsi pengungsi sangat tidak memadai sehingga akan berpengaruh pada daya tahan tubuh para pengungsi. Selain itu, para pengungsi tidur dengan alas yang tidak memadai. Kondisi ini meningkatkan kerentanan para pengungsi terhadap penyakit-penyakit pascabanjir. Cuaca yang tidak mendukung saat ini juga dapat menurunkan daya tahan tubuh seseorang walaupun tidak terkena langsung dampak banjir.

2. Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan yang dapat memperburuk kondisi masyarakat adalah faktor cuaca, di mana hujan dan angin kencang yang masih melanda DKI Jakarta. Dampak buruk ini terutama dialami oleh bayi, anak-anak, dan orang tua. Belum lagi lingkungan sekitar banjir yang kotor dengan sampah bertebaran di mana-mana. Genangan air akan mengundang lalat dan kecoa dan hal ini berpotensi mencemari makanan dan minuman kita.

3. Faktor Bakteri

Faktor agen pembawa penyakit yang banyak dijumpai akibat bencana banjir adalah lalat, tikus, bakteri dan kotoran yang menyebabkan tercemarnya air bersih. Tikus merupakan agen pembawa penyakit leptospirosis yang ditularkan melalui kotoran dan kencing tikus yang bercampur dengan genangan banjir.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore