
Nitrous Oxide Pada Whip Pink (Whippink.co)
JawaPos.com - Whip Pink atau tabung berwarna Pink yang mengandung Nitrous Oxide menjadi pembicaraan pasca meninggalanya selebgram Lula Lahfah pada Jumat (23/1) lalu.
Rumor yang beredar di X (twitter) meninggal Lula disebabkan oleh penyalahgunaan nitrous oxide. Namun, pihak rumah sakit menyatakan bahwa meninggalnya selebgram itu karena henti jantung. Keanu, sahabat Lula Lahfah dalam unggahannya di Instagram menyatakan bahwa Lula memang mengalami sakit. Lula akan melakukan Colonoscopy karena pembengkakan usus.
Lantas apa itu Nitrous Oxide yang dikemas dalam tabung berwarna Whip Pink tersebut? Nitrous Oxide atau Nitrogen oksida merupakan gas yang tidak berwarna dan tidak berasa. Jika digunakan secara tidak tepat bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Menurut adf.org, gas ini digunakan untuk anestesi medis, membuat kue (untuk mengocok krim), pada mesin mobil untuk meningkatkan tenaga (NOS). Namun dalam suatu kondisi, gas ini dapat membuat penggunanya merasakan sensasi mabuk.
Saat digunakan untuk rekreasi, gas tersebut dihirup, biasanya dengan melepaskan tabung gas nitrous (bulb atau whippet) ke dalam balon, atau langsung ke mulut.
Menurut Alcohol and Drug Foundation, survei Narkoba Global 2021 mencantumkan bahwa Nitrous Oxide merupakan narkoba rekreasi terpopuler ke 13 di dunia. Di Australia sendiri, penggunaan inhaler ini secara bertahap, dari 0,4 persen tahun 2021 menjadi 1,7 persen tahun 2019.
Saat menghirup nitrous oxide akan menghasilkan sensasi euforia, kebahagiaan atau kegembiraan yang cepat dan singkat. Efek lainnya pun juga muncul, seperti perasaan melayang, perubahaan dalam pikiran dan persepsi, hingga halusinasi visual dan auditori.
Sementara itu penggunaan dalam jangka waktu panjang dapat mengakibatkan hilang ingatan, kekurangan vitamin B12, telinga berdenging, inkontinensia, mati rasa di tangan dan kaki, kejang anggota badan, jika digunakan saat hamil potensi cacat lahir, kekebalan tubuh melemah, gangguan reproduksi, depresi, psikosis, dan ketergantungan psikologis.
Jika digunakan dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan kondisi lebih buruk lagi. Contohnya saja menghirup langsung dari tabung atau alat penghisap, gas tersebut sangat dingin (minus 40 derajat Celcius) dan dapat menyebabkan radang dingin pada hidung, bibir, dan tenggorokan (termasuk pita suara).
Karena gas itu juga berada di bawah tekanan konstan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan paru-paru jika dihirup langsung dari wadah tersebut.
Selain itu juga bahaya jika tidak berhati-hati. dispenser gas yang rusak dapat meledak dan menyebabkan bahaya selain itu melemparkan beberapa tabung gas secara berurutan dengan satu petasan juga dapat menyebabkan luka bakar dingin pada tangan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
