Ilustrasi popok.
JawaPos.com – Sampah popok sekali pakai atau diapers memang menjadi salah satu masalah lingkungan. Tapi, tahukah Anda kalau sampah diapers bisa diolah menjadi energi alternatif terbarukan?
Ternyata sampah diapers yang selama ini dibuang begitu saja bisa diolah dengan menggunakan teknologi Pirolisis. Bekerja sama dengan Kertabumi Recycling Center, MERRIES membuat terobosan lewat program MSL, yakni mengubah popok bekas pakai menjadi Bahan Bakar Merries.
Diungkapkan Susilowati selaku Vice President Marketing Kao Indonesia, Bahan Bakar Merries (BBM) ini merupakan sebuah energi alternatif terbarukan yang dihasilkan dari popok bekas pakai. Teknologi Pirolisis bekerja dengan memecah material tanpa oksigen di suhu tinggi, untuk menghasilkan bahan bakar cair yang memiliki manfaat dan nilai guna.
Pengolahan sampah diapers ini tentunya melibatkan masyarakat. Di mana, mulai dibentuk ekosistem pengolahan popok bekas pakai berbasis Masyarakat, edukasi serta sosialisasi untuk peningkatan kesadaran perubahan perilaku pengolahan popok bekas pakai. Salah satunya dilakukan di lingkungan Masyarakat RW 04 dan Posyandu Pondok Kacang Barat.
Menurut Susilowati, langkah ini penting untuk dilakukan karena peran aktif masyarakat juga dibutuhkan sejak awal dari mulai pembersihan popok bekas pakai dan pengeringan sampai membawanya ke MERRIES Drop Point yang tersedia di Kertabumi Recycling Center dan beberapa titik Posyandu kerja sama.
Setelah menerima popok bekas pakainya, Kertabumi Recycling Center akan mengolah melalui mesin teknologi pirolisis akan menjadi bahan bakar berupa diesel atau solar dan gasoline atau bensin yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar.
“Sedangkan residu yang dapat dimanfaatkan menjadi media tanam dan urban farming yang dikelola Kertabumi Recycling Center dan Masyarakat sekitar,” ujar Susilowati baru-baru ini.
“Kami bukan hanya mengedepankan kualitas dan tapi juga mengedukasi masyarakat tentang bagaimana mengolah popok bekas pakai dan juga pemanfaatannya kembali menjadi benda bernilai,” sambungnya.
Sementara itu, Santi Novianti, selaku Co-founder Kertabumi Recycling Center mengatakan, inisiatif MERRIES memang sejalan dengan pihaknya yang secara aktif berupaya untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan melalui edukasi dan pengelolaan kreatif serta menciptakan nilai dari sampah.
“Kesamaan nilai dan misi inilah yang juga melandasi kerja sama Kertabumi Recycling Center dan MERRIES. Tentunya juga, dengan adanya mesin pirolisis MERRIES ini, akan sangat membantu kami dalam menjalankan misi kami tersebut,” ucap Santi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
