
Ilustrasi gula (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Besarnya gula tambahan atau yang dikenal dengan Sukrosa dalam minuman kemasan memang perlu diperhatikan. Sebab, jika mengosumsinya terlalu banyak bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius.
Diungkapkan Alvina Olivia, MNU Certified Nutritionist, mengosumsi makanan atau minum yang mengandung gula sebenarnya memang sulit dilepaskan dalam keseharian. Terlebih, makan atau minum manis itu memang mood booster alami.
Tapi yang perlu diwaspadai, kata Olivia, adalah gula tambahan seperti sukrosa, sirup, dan sejenisnya. Dalam jangka pendek, konsumsi gula semacam itu bisa memicu sugar rush. Bahayanya ini diikuti sugar crash, sehingga tubuh terasa lemas, suasana hati naik-turun, sulit fokus, dan bisa menggangu tidur.
“Jika kebiasaan ini terus berlangsung dalam jangka panjang, risikonya termasuk resistensi insulin, penumpukan lemak, serta meningkatnya kemungkinan terkena diabetes dan obesitas,” ujar perempuan yang akrab disapa Coach Olivia dalam peluncuran Cimory Milk No Added Sugar baru-baru ini di Jakarta.
Bahkan, dalam upk.kemkes.go.id, pada 2025 diprediksi jadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Salah satu isu yang semakin serius adalah melonjaknya angka penderita diabetes akibat pola hidup tidak sehat, terutama konsumsi gula tambahan yang berlebihan dari minuman dan makanan sehari-hari. Kemenkes juga mencatat tren penyakit tidak menular terus meningkat karena kebanyakan orang masih sulit lepas dari minuman manis.
Meski demikian, Coach Olivia juga menegaskan, gula bukan musuh. Paling penting adalah sadar porsi dan frekuensi. Jangan langsung pengen basmi total kebiasaan suka manis, nanti malah bikin program sehat berhenti di tengah jalan.
“Kenali dulu kebutuhan kalori dan makro tubuh kita, lacak asupan beberapa hari, lalu ganti perlahan dengan alternatif yang lebih sehat dan yang jauh lebih penting konsistensi,” ungkapnya.
Bicara soal ganti yang lebih sehat, cobalah misalnya dengan memilih produk makanan atau minuman yang no added sugar. Artinya, ungkap Olivia, selama proses produksi tidak ditambahkan gula tambahan apa pun, bukan sukrosa, glukosa, sirup, atau pemanis sejenis.
Ia juga menambahkan, produk seperti ini sangat cocok buat orang-orang yang sehari-hari banyak duduk seperti pekerja kantor, pelajar, ibu rumah tangga yang tidak butuh asupan gula terlalu tinggi.
Soal produk no added sugar, Andriani Wira Atmadja, Head of Category Cimory Milk Indonesia, mengungkapkan bahwa selama ini opsi no added sugar hanya tersedia di susu putih polos. Namun kini, Cimory No Added Sugar, akhirnya ada susu rasa matcha, cokelat almond, cokelat, marie biscuit tapi tanpa gula tambahan.
Keunggulan lain yang membuat produk ini disambut antusias adalah karena bebas laktosa. Banyak orang Indonesia dan mayoritas ras Asia mengalami intoleransi laktosa. Setelah melalui proses dengan enzim laktase, laktosa dalam susu ini sudah dipecah menjadi glukosa dan galaktosa saat produksi. Hasilnya rasa manis alami jadi lebih terasa, tapi perut tetap aman dan nyaman. Ditambah sedikit stevia sebagai pemanis alami rendah kalori dan membuat rasanya tetap bold tanpa perlu tambahan gula.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
