
Ilustrasi seorang perempuan mengalami insomnia. (Freepik)
JawaPos.com - Insomnia merupakan gangguan tidur yang menyebabkan seseorang tidak dapat tertidur nyenyak atau tidak bisa tidur sama sekali. Gangguan tidur ini biasanya disebabkan karena beragam faktor, mulai dari kebiasaan tidur yang buruk, hingga kondisi psikologis tertentu.
Meski gangguan tidur terkesan sepele, dampak yang ditimbulkan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kekurangan tidur dapat membuat seseorang sulit untuk berkonsentrasi, suasana hati yang mudah berubah, hingga dapat memicu berbagai masalah kesehatan yang serius.
Jika mengalami hal ini, Kamu perlu segera mengatasinya. Langkah awal yang dapat diambil adalah dengan mengidentifikasi penyebab dari gangguan tidur yang dialami. Artikel kali ini akan membahas mengenai lima faktor utama penyebab insomnia sehingga Kamu dapat segera mengatasinya, serta jangan lupa untuk konsultasikan lebih lanjut kepada ahlinya.
Overthinking menjadi salah satu penyebab insomnia yang paling sering dialami oleh banyak orang tanpa disadari.
Ketika terlalu banyak memikirkan berbagai hal, mulai dari kekhawatiran tentang masa depan, penyesalan masa lalu, hingga skenario yang bahkan belum tentu terjadi, membuat otak menjadi sangat sulit untuk beristirahat.
Kondisi ini membuat pikiran terus aktif meski tubuh sudah lelah dan membutuhkan waktu untuk tidur.
Gangguan tidur akibat overthinking ini dapat membuat seseorang lebih mudah merasa cemas, sulit untuk berkonsentrasi, hingga mengalami perubahan suasana hati yang drastis.
Ketika seseorang menghadapi tekanan dari pekerjaan, tuntutan akademik, hingga masalah keluarga, tubuh bereaksi dengan meningkatkan kadar hormon stres seperti kortisol.
Meningkatnya hormon ini membuat tubuh dan pikiran berada dalam keadaan waspada, meskipun sebenarnya sudah saatnya untuk beristirahat.
Tekanan yang menumpuk dan tidak tersalurkan dengan baik, dapat membuat otak terus memikirkan banyak hal secara berulang. Mulai dari kekhawatiran yang belum terselesaikan, target yang belum tercapai, hingga rasa takut terhadap sesuatu yang mungkin terjadi di masa depan.
Akibatnya, otak menjadi terlalu aktif dan sulit untuk memasuki fase relaksasi yang diperlukan sebelum tidur. Meskipun tubuh sudah sangat lelah, pikiran yang penuh tekanan tetap menghambat proses untuk tertidur.
Gangguan tidur akibat stres yang tidak terkelola ini dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental secara serius jika dibiarkan, seperti menurunnya sistem kekebalan tubuh, munculnya kecemasan berlebih, hingga burnout.
Tubuh memiliki jam biologis internal yang disebut ritme sirkadian. Ritme sirkadian ini dapat mengatur pola tidur, kewaspadaan, hingga pelepasan hormon.
Ketika seseorang terbiasa tidur terlalu larut malam, sering begadang, atau memiliki jadwal tidur yang tidak konsisten setiap harinya, tubuh akan mengalami gangguan pada ritme sirkadian. Ketika jam biologis tersebut terganggu, tubuh menjadi sulit untuk memasuki fase tidur alami meskipun rasa lelah sudah muncul.
Kebiasaan tidur yang tidak teratur juga sering dipengaruhi oleh aktivitas sebelum tidur, seperti terlalu lama menggunakan gadget di malam hari yang memaparkan cahaya biru, menonton film hingga larut, atau mengonsumsi makanan berat di jam yang seharusnya digunakan untuk beristirahat.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
