
Ilustrasi seseorang yang sedang melakukan terapi lintah. (Klik Dokter)
JawaPos.com - Terapi lintah adalah metode pengobatan tradisional yang menggunakan lintah medis untuk tujuan kesehatan. Terapi ini telah digunakan sejak zaman dahulu dalam pengobatan Mesir dan Arab Saudi.
Dalam praktiknya, lintah akan ditempelkan pada bagian tubuh tertentu untuk menghisap sedikit darah pasien. Selama proses tersebut, lintah akan mengeluarkan air liur yang mengandung berbagai zat bioaktif yang dipercaya memiliki manfaat terapeutik.
Namun, lintah yang digunakan tidak boleh sembarangan dan hanya dari jenis tertentu. Jenis lintah dipakai dalam proses terapi seperti Hirudo Medicinalis, Hirudo Orientalis, Hirudo Troctina, dan Hirudo nipponia. Terapi lintah juga memiliki nama lain yaitu hirudoterapi.
Kandungan Zat Aktif dalam Air Liur Lintah
Air liur lintah diketahui mengandung sejumlah senyawa aktif yang diyakini memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Dikutip dari Halodoc, berikut beberapa di antaranya.
1. Hirudin
Zat yang terdiri dari 65 asam amino ini umumnya dimanfaatkan dalam prosedur operasi pada saraf berukuran kecil. Hal ini karena zat hirudin memiliki kemampuan untuk mencegah pembekuan darah, serta membantu melancarkan aliran darah yang tersumbat.
2. Histamin
Di dalam air liur lintah, histamin berperan memperlebar pembuluh darah sehingga memudahkan penyaluran zat hirudin. Semakin banyak zat hirudin yang masuk, maka jumlah darah yang dapat dihisap akan meningkatkan.
3. Enzim Calin
Enzim ini berperan dalam mencegah infeksi serta membantu proses penyembuhan luka. Pada saat terapi, enzim tersebut berfungsi untuk menghambat terjadinya pembekuan darah, sehingga darah yang akan dihisap lintah akan tetap cair.
Manfaat Terapi Lintah terhadap Masalah Kesehatan
Ketika menggigit, lintah melepaskan berbagai zat aktif yang diyakini memberikan efek positif bagi tubuh. Dikutip dari Alodokter dan Halodoc, berikut 5 manfaat terapi lintah yang dapat diperoleh setelah melakukannya.
1. Melancarkan Peredaran Darah
Terapi lintah diyakini dapat membantu memperlancar aliran darah, karena air liur lintah memiliki sifat antikoagulan yang mencegah darah menggumpal. Berkat kemampuan ini, terapi lintah kerap dimanfaatkan dalam prosedur bedah plastik dan operasi mikro. Namun, efektivitas serta keamanannya dalam dunia medis modern masih memerlukan penelitian lebih mendalam.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
