
Ilustrasi seseorang yang sedang minum obat. (freepik)
JawaPos.com-Masih banyak masyarakat yang mengkonsumsi obat tanpa memperhatikan dosis dan batasan yang tepat saat minum obat.
Meskipun banyak obat yang dijual secara bebas di apotek, namun bukan berarti penggunaannya dapat dilakukan tanpa arahan dan pengawasan medis.
Banyak faktor yang menyebabkan mengapa masyarakat memilih untuk melakukan hal tersebut. Salah satunya adalah faktor biaya.
Banyak orang yang menilai lebih praktis dan hemat dengan membeli obat sendiri, berdasarkan gejala yang dirasakan daripada harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Selain itu, pengaruh rekomendasi dari teman dan keluarga serta iklan di media sosial membuat orang percaya bahwa obat tertentu akan aman dan manjur tanpa adanya konsultasi dan pemeriksaan terlebih dahulu oleh dokter.
Padahal, obat tetaplah bahan kimia yang juga akan memberikan efek tertentu pada tubuh anda. Terutama bagi beberapa orang yang memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap obat-obatan. Gejala alergi bisa muncul jika obat dikonsumsi tanpa pengawasan dokter.
Oleh karena itu sebaiknya anda tidak menghindari penggunaan obat tanpa resep dokter agar dari dampak negatif seperti yang dikutip dari laman ashefagriyapusaka.co.id dan www.putihdental.com.
Risiko alergi
Beberapa orang dapat mengalami alergi akibat konsumsi obat yang berlebihan dan tidak sesuai. Hal ini terjadi karena setiap orang memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda. Beberapa gejala alergi yang mungkin muncul seperti sesak napas, jantung berdebar, mual, pusing, sulit menelan, gatal pada kulit, sakit perut, penglihatan kabur, nyeri dada, dan pingsan.
Kerusakan lambung
Beberapa obat memiliki kandungan anti inflamasi seperti pada obat pereda nyeri, konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan efek iritasi pada lambung. Apabila tidak dikontrol dan tanpa pengawasan dokter dapat berisiko menyebabkan gangguan maag, perdarahan saluran pencernaan, dan luka di lambung.
Gangguan fungsi ginjal dan hati
Konsumsi obat secara sembarangan dalam jangka panjang dapat merusak hati dan ginjal. Pada dasarnya obat mengandung zat kimia yang membuat hati dan ginjal bekerja dengan lebih keras.
Menyembunyikan penyakit yang lebih serius
Beberapa obat mampu menutup rasa nyeri justru membahayakan kesehatan. Tanpa disadari obat tersebut bisa menutup penyakit yang lebih berbahaya. Konsumsi obat tanpa resep dokter justru bisa memperparah kondisi karena membuat penyakit sulit dideteksi dan meningkatkan biaya berobat di masa depan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
