
Seorang wanita yang membawa tiga buah jeruk (dok. Freepik)
JawaPos.com - Banyak penelitian menunjukkan bahwa apa yang kita makan tidak hanya berpengaruh pada tubuh, tetapi juga pada pikiran.
Sebuah studi yang dipublikasikan di British Journal of Health Psychology mencoba menggali hubungan antara konsumsi makanan sehat dan kesejahteraan mental positif.
Berbeda dari kebanyakan penelitian yang berfokus pada penurunan stres atau depresi, riset ini justru melihat bagaimana makanan dapat meningkatkan kebahagiaan dan rasa bermakna dalam hidup.
Penelitian tersebut menemukan bahwa konsumsi buah, sayuran, dan ikan berkaitan dengan tiga aspek utama kesejahteraan mental, sedangkan asupan asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids atau PUFAs) berhubungan dengan dua aspek.
Setelah dilakukan penyesuaian model analisis, konsumsi buah dan sayuran tetap memiliki hubungan kuat dengan kesejahteraan eudemonik, sementara konsumsi ikan lebih terkait dengan tingkat kebahagiaan.
Melansir Medical News Today, temuan ini mengindikasikan bahwa makanan memiliki peran penting dalam memengaruhi kesejahteraan psikologis positif.
Dengan kata lain, pola makan sehat mungkin mampu mendorong seseorang untuk merasa lebih bahagia, puas, dan memiliki tujuan hidup yang lebih jelas.
Tiga Dimensi Kesejahteraan Mental
Penelitian ini membagi kesejahteraan positif ke dalam tiga domain. Pertama, eudemonic well-being, yang mencakup rasa tujuan hidup, hubungan sosial positif, dan makna hidup.
Kedua, affective well-being, yaitu kesejahteraan emosional yang terkait dengan perasaan bahagia dan positif. Ketiga, evaluative well-being, yaitu kepuasan terhadap kehidupan secara keseluruhan.
Data penelitian diambil dari English Longitudinal Study of Ageing dengan melibatkan 3.103 peserta berusia paruh baya hingga lanjut usia di Inggris.
Makanan yang dianalisis meliputi buah, sayur, ikan, serta PUFAs, yaitu lemak sehat yang mengandung omega-3 dan omega-6 yang penting bagi fungsi otak dan saraf.
Para peneliti juga mempertimbangkan berbagai faktor seperti usia, tingkat kekayaan, isolasi sosial, dan gejala depresi. Dengan lima model statistik berbeda, penelitian ini berusaha menyesuaikan hasil agar lebih akurat, terutama dengan memperhitungkan kondisi depresi yang sering diabaikan dalam riset sebelumnya.
Peran Buah, Sayuran, dan Ikan dalam Kebahagiaan
Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi pengaruh dari tiap jenis makanan terhadap kesejahteraan mental. Konsumsi buah dan sayur secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan kesejahteraan eudemonik, bahkan setelah mempertimbangkan faktor lain. Sebaliknya, pengaruh PUFAs menurun setelah penyesuaian terhadap gejala depresi, dan ikan hanya berpengaruh hingga model kedua.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
