
Salah satu manfaat bermain di luar untuk anak adalah bisa meningkatkan prestasi akademiknya. (pch.vector/Freepik)
JawaPos.com - Manfaat main di luar untuk tumbuh Kembang anak sudah dibuktikan oleh banyak penelitian.
Bermain di luar tidak hanya membantu anak lebih sehat secara fisik, tetapi juga mendukung perkembangan sosial, emosional, hingga akademis.
Sayangnya, makin banyak anak yang lebih sering menghabiskan waktu di depan layar dibandingkan bermain di alam terbuka.
Padahal, menurut UNICEF, bermain outdoor dapat meningkatkan konsentrasi, keterampilan sosial, bahkan kesiapan sekolah sejak usia dini.
Berikut 10 manfaat yang bisa didapat anak saat rutin bermain di luar seperti dirangkum dari laman UNICEF, Miracle Recreation, The American Academic of Pediatrics, dan Children’s Hospital of Philadelphia.
Baca Juga: Dari Bahan Alami, Ini 15 Nutrisi Otak untuk Fokus dan Produktivitas yang Perlu Kamu Konsumsi
Bermain di luar biasanya melibatkan aktivitas fisik, seperti berlari, memanjat, atau bermain bola.
WHO merekomendasikan anak usia 5–17 tahun melakukan minimal 60 menit aktivitas fisik setiap hari.
Anak yang aktif di luar ruangan lebih jarang mengalami obesitas, memiliki kesehatan jantung lebih baik, serta daya tahan tubuh lebih kuat.
Manfaat bermain outdoor untuk anak adalah mengembangkan motorik kasar maupun halus.
Kegiatan seperti bersepeda, melompat, atau bermain ayunan membantu melatih keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan otot. Ini juga meningkatkan kepercayaan diri anak dalam bergerak.
UNICEF menemukan, anak yang sering menghabiskan waktu di ruang terbuka lebih jarang mengalami stres dan lebih mudah fokus.
Bahkan, waktu 20 menit di taman bisa meningkatkan konsentrasi anak dengan ADHD dibanding berjalan di area perkotaan.
