Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Oktober 2025 | 01.47 WIB

12 "Makanan Super" Penurun Risiko Kanker Secara Alami, Cek Daftarnya!

Ilustrasi makanan penurun risiko kanker secara alami. (freepik/ yuliyafurman) - Image

Ilustrasi makanan penurun risiko kanker secara alami. (freepik/ yuliyafurman)

JawaPos.com - Kanker masih menjadi salah satu penyakit mematikan yang banyak ditakuti di seluruh dunia.

Meski faktor genetik dan lingkungan ikut berperan, pola makan terbukti memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ada berbagai jenis makanan yang kaya akan antioksidan, serat, vitamin, dan senyawa tertentu yang mampu menekan pertumbuhan sel kanker sekaligus memperkuat daya tahan tubuh.

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan beberapa makanan super yang dipercaya dapat membantu menurunkan risiko kanker secara alami, sekaligus mudah untuk dijadikan bagian dari menu harian Anda.

Dilansir dari laman Healthline pada Selasa (30/9), berikut merupakan 12 "makanan super" penurun risiko kanker secara alami yang wajib Anda ketahui.

1. Brokoli

Brokoli adalah salah satu sayuran cruciferous yang sangat terkenal karena kandungan sulforaphane di dalamnya. Senyawa ini menurut penelitian bisa membantu melawan pertumbuhan sel kanker.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sulforaphane mampu mengecilkan ukuran tumor dan bahkan membunuh sel kanker, seperti pada kanker payudara dan prostat.

Selain itu, konsumsi brokoli juga sering dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena kanker usus besar.

Artinya, dengan menambahkan brokoli ke dalam menu makanan beberapa kali dalam seminggu, tubuh bisa mendapat perlindungan tambahan.

2. Wortel

Wortel termasuk sayuran yang kaya akan nutrisi dan sering dikaitkan dengan kesehatan mata, tetapi manfaatnya ternyata juga meluas pada pencegahan kanker.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi wortel memiliki risiko lebih rendah terkena kanker lambung, prostat, hingga paru-paru.

Dalam sebuah penelitian, bahkan disebutkan bahwa perokok yang jarang makan wortel memiliki risiko tiga kali lipat lebih tinggi terkena kanker paru dibandingkan dengan mereka yang rutin mengonsumsinya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore