Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 September 2025 | 21.10 WIB

Dada Terasa Gatal dan Mengganggu? Kenali 8 Penyebab Umum yang Belum Diketahui Banyak Orang

Ilustrasi perempuan yang sedang meraba bagian dadanya (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Rasa gatal pada dada sering kali terasa mengganggu dan membuat tidak nyaman. Dalam dunia medis, gatal kulit dikenal sebagai pruritus. Kondisi ini bisa dipicu berbagai faktor, mulai dari alergi, gangguan kulit seperti psoriasis, hingga masalah serius seperti gangguan ginjal atau hati. Gatal dapat terbatas pada area dada atau menyebar ke seluruh tubuh, dan bisa muncul dengan atau tanpa ruam.

Dilansir dari Medical News Today, inilah 10 penyebab dada terasa gagal yang jarang diketahui banyak orang. 

1. Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah jenis eksim yang muncul ketika kulit bereaksi terhadap zat tertentu. Gejalanya meliputi gatal, ruam, sensasi terbakar, kemerahan, dan pembengkakan. Pemicu yang umum antara lain bahan kimia atau pewarna pada pakaian, deterjen, lembar pengering, perhiasan berbahan nikel, produk kosmetik, serta wewangian. Pencegahan terbaik adalah mengenali dan menghindari pemicunya. Krim steroid topikal dan antihistamin dapat meredakan gejala.

2. Kulit Kering

Kulit yang sangat kering dapat menyebabkan rasa gatal yang tidak nyaman. Udara yang terlalu panas atau dingin dengan kelembapan rendah, atau kebiasaan mencuci kulit dengan sabun keras, dapat memicu kulit kering. Gejalanya meliputi kulit bersisik, pecah-pecah, atau tampak keabu-abuan. Gunakan pelembap dan hindari menggaruk agar kulit tidak terinfeksi.

3. Gigitan Serangga

Gigitan serangga seperti nyamuk atau kutu kasur dapat menyebabkan bentol merah yang sangat gatal. Jika dada sering gatal terutama saat tidur, periksa kemungkinan adanya kutu kasur.

4. Herpes Zoster (Shingles)

Penyakit ini muncul akibat reaktivasi virus cacar air yang lama tertidur. Gejala awalnya berupa rasa terbakar, kesemutan, atau nyeri, sering hanya pada satu sisi tubuh. Setelah 1–5 hari, muncul ruam merah yang berkembang menjadi lepuh. Rasa nyeri bisa bertahan lama meski ruam sudah hilang. Segera konsultasi dokter jika mengalami gejala ini.

5. Pengaruh Obat-obatan

Beberapa obat dapat menimbulkan gatal sebagai efek samping ringan, misalnya obat tekanan darah tinggi atau penurun kolesterol. Jangan menghentikan obat tanpa saran dokter.

6. Psoriasis

Psoriasis adalah peradangan kulit yang memicu area bersisik dan terkadang gatal. Jenis inverse psoriasis muncul di lipatan kulit seperti bawah payudara dan ketiak. Krim steroid dan obat antiinflamasi sering diresepkan.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore