Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 September 2025 | 12.05 WIB

Penderita Anemia Wajib Tahu! Inilah 5 Makanan yang Bisa Membantu Produksi Sel Darah Merah

Ilustrasi semangkuk daging merah yang merupakan bahan pangan tinggi zat besi (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi semangkuk daging merah yang merupakan bahan pangan tinggi zat besi (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Anemia adalah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin, sehingga kemampuan darah dalam mengangkut oksigen ke seluruh jaringan berkurang. Akibatnya, penderita anemia sering merasa lemas, cepat lelah, pucat, dan terkadang mengalami sesak napas. Kondisi ini bisa bersifat ringan hingga berat, tergantung pada penyebab dan seberapa rendah kadar hemoglobin dalam darah.

Dikutip dari Alodokter, kadar Hb normal seseorang berbeda-beda sesuai jenis kelamin dan usia, dengan rincian sebagai berikut:

  • Laki-laki dewasa: 13 g/dL (gram per desiliter)
  • Wanita dewasa: 12 g/dL
  • Ibu hamil: 11 g/dL
  • Bayi: 11 g/dL
  • Anak usia 1-6 tahun: 11,5 g/dL
  • Anak dan remaja usia 6-18 tahun: 11-12 g/dL

Dikutip dari Halodoc, salah satu penyebab anemia adalah penyakit kronis seperti kanker, gangguan ginjal, rheumatoid arthritis, atau kolitis ulseratif. Selain itu, pembentukan sel darah merah yang sehat memerlukan zat gizi tertentu, terutama zat besi yang merupakan komponen utama hemoglobin. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia defisiensi besi.

Tubuh membutuhkan banyak nutrisi untuk memproduksi sel darah merah, yang bisa didapat dari bahan pangan alami yang mudah ditemukan. Berikut adalah 5 makanan yang cocok dikonsumsi penderita anemia.

1. Daging Merah

Daging merah termasuk sumber zat besi hewani yang dianjurkan untuk membantu meningkatkan produksi sel darah merah. Pada 100 gram daging merah seperti sapi atau kambing, terkandung sekitar 2 mg zat besi. Sedangkan, 100 gram daging rusa mengandung kurang lebih 3,5 mg zat besi. Jumlah tersebut sudah mampu mencukupi sekitar 15% dari kebutuhan zat besi harian. Sementara itu, 100 gram daging ayam atau bebek mengandung 1-2 mg zat besi, yang bisa mencukupi kurang lebih 10% dari kebutuhan zat besi harian.

2. Hati dan Ampela

Tidak hanya daging, zat besi juga bisa diperoleh melalui konsumsi jeroan atau organ dalam, seperti hati, ampela, jantung, dan otak. Namun, jeroan sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering karena dapat memicu peningkatan kadar kolesterol.

3. Sayuran Hijau 

Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, sawi, dan pakcoy merupakan pilihan tepat sebagai makanan penambah darah sehari-hari. Selain kaya akan zat besi, sayuran tersebut juga mengandung vitamin C yang berperan penting dalam membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih optimal.

4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan dapat dijadikan camilan sehat untuk membantu menambah darah. Beberapa jenis kacang yang kaya zat besi antara lain almond, mete, kedelai, dan pistachio. Sebagai contoh, dalam 50 gram kacang kedelai terkandung sekitar 2,5 mg zat besi.

5. Makanan Laut

Beberapa jenis makanan laut, seperti tiram, kerang, kepiting, dan udang, dapat menjadi pilihan sumber makanan penambah darah. Selain itu, beberapa jenis ikan, misalnya tuna, kembung, layang, dan salmon, juga mengandung zat besi yang cukup tinggi.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore