Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 September 2025 | 16.36 WIB

Jangan Remehkan Begadang, Ini 7 Bahaya Kurang Tidur yang Mengintai Kesehatan Tubuhmu

Ilustrasi seseorang yang mengantuk akibat sering begadang. (Freepik.com) - Image

Ilustrasi seseorang yang mengantuk akibat sering begadang. (Freepik.com)

JawaPos.Com - Secara medis, orang dewasa membutuhkan waktu tidur ideal antara 7–9 jam setiap malam. Namun, kenyataannya banyak orang justru terbiasa tidur larut bahkan hanya beristirahat 3–4 jam. Fenomena kurang tidur kini semakin meningkat di era modern, terutama di kalangan anak muda dan pekerja. 

Tekanan pekerjaan, gaya hidup yang sibuk, hingga kebiasaan begadang tanpa alasan penting membuat kualitas tidur semakin menurun. Jika dibiarkan terus-menerus, kurang tidur dapat mengganggu fungsi otak, melemahkan sistem imun, meningkatkan risiko penyakit jantung, hingga berdampak buruk pada kesehatan mental.

Dilansir dari Sleep Foundation, tidur bukan kebutuhan yang harus kamu nomor duakan karena pekerjaan, karena kurang tidur dalam jangka panjang dapat mengurangi kualitas hidup dan meningkatkan risiko masalah kesehatan yang serius. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang 7 bahaya kurang tidur yang diam-diam mengintai kesehatan tubuh.

7 Risiko Kurang Tidur Bagi Kesehatan

  1. Diabetes

Seiring waktu, kebiasaan tidur yang buruk dapat memperbesar risiko berkembangnya resistensi insulin, yaitu kondisi ketika sel tubuh tidak lagi merespons insulin dengan baik. Resistensi insulin inilah yang menjadi pintu masuk utama menuju diabetes tipe 2. Jika dibiarkan, kadar gula darah yang tinggi secara kronis dapat merusak berbagai organ, termasuk ginjal, mata, saraf, hingga jantung.

Seseorang yang kurang tidur akan mengalami gangguan dalam mengatur hormon yang berperan penting pada metabolisme gula. Oleh karena itu, menjaga kualitas tidur setidaknya 7–9 jam per malam tidak hanya penting untuk energi dan konsentrasi, tetapi juga menjadi salah satu pilar utama dalam mencegah penyakit kronis seperti diabetes.

  1. Penyakit Jantung

Banyak penelitian medis menunjukkan bahwa tidur yang cukup dan berkualitas memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung. Namun apabila seseorang secara terus menerus kurang tidur berakibat pada penurunan tekanan darah tidak terjadi secara optimal, memicu hipertensi yang merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung.

Tidak hanya itu, kurang tidur juga terbukti memicu peradangan dalam tubuh terus-menerus dapat merusak dinding pembuluh darah dan memicu terbentuknya plak atau penyumbatan. Hal ini dapat menyebabkan gangguan aliran darah ke jantung dan otak, sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular serius, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, hingga stroke.

  1. Masalah Kesehatan Mental

Kurang tidur dan kesehatan mental memiliki hubungan dua arah yang erat. Secara biologis, kurang tidur mengganggu keseimbangan hormon stres (kortisol) serta neurotransmitter penting seperti serotonin dan dopamin. Kurang tidur bisa meningkatkan risiko munculnya masalah seperti depresi, kecemasan, atau gangguan suasana hati. 

Sebaliknya, gangguan mental sering membuat orang sulit tidur baik berupa insomnia, terbangun berulang kali, mimpi buruk, atau pola tidur yang tidak teratur. Untuk menghindari masalah kesehatan mental karena kurang tidur diperlukan pendekatan menyeluruh: perbaikan kebiasaan tidur (sleep hygiene), terapi perilaku kognitif untuk insomnia (CBT-I), manajemen stres, serta perawatan medis atau psikologis bila diperlukan. 

  1. Penurunan Fungsi Kekebalan Tubuh

Tidur bukan hanya sekadar waktu untuk beristirahat, tetapi juga merupakan proses biologis penting yang memungkinkan tubuh melakukan regenerasi, termasuk memperkuat sistem pertahanan tubuh. Saat tidur, tubuh memproduksi sitokin, yaitu protein yang berperan penting dalam melawan peradangan dan infeksi.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore