Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 September 2025 | 04.08 WIB

Tidur di Mobil dengan AC Menyala Bisa Sebabkan Kematian, Berikut 5 Risiko yang Perlu Diwaspadai

Ilustrasi seseorang tertidur di dalam mobil dengan AC menyala. (Canva)

JawaPos.com - Tidur di mobil dengan air conditioner (AC) menyala sering dianggap solusi praktis untuk mengatasi kantuk saat perjalanan panjang.

AC membuat suhu kabin menjadi sejuk sehingga tubuh cepat rileks, tetapi banyak orang tidak sadar akan risiko kesehatan yang diam-diam mengintai.

Tidur di dalam mobil dengan AC menyala bukan hanya berbahaya, tetapi juga bisa berakibat fatal hingga menyebabkan kematian.

Dilansir dari laman doktermobil.co.id, berikut lima risiko serius tidur di mobil dengan kondisi AC tetap menyala dalam waktu lama.

1. Risiko Keracunan Karbon Monoksida

Keracunan karbon monoksida (CO) menjadi bahaya terbesar ketika seseorang tertidur di mobil dengan mesin dan AC yang masih menyala.

Karbon monoksida merupakan gas beracun hasil pembakaran bahan bakar mesin yang tidak memiliki bau, warna, maupun rasa sehingga sulit terdeteksi.

Gas ini bisa masuk ke dalam kabin, terutama saat mobil terparkir di ruang tertutup. Kemudian bisa menyebabkan pusing, kehilangan kesadaran, bahkan kematian.

2. Penurunan Kadar Oksigen

Tidur di mobil dengan AC menyala juga bisa menyebabkan kadar oksigen menurun akibat sirkulasi udara yang terjebak dalam kabin.

Udara yang berputar terus menerus membuat oksigen semakin berkurang, sementara karbon dioksida yang dihembuskan manusia semakin meningkat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore