Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Agustus 2025 | 19.02 WIB

Kenali 5 Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kiri, dari Migrain hingga Aneurisma Otak

Ilustrasi seseorang yang sedang mengalami sakit kepala (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Sakit kepala di sisi kiri dapat menimbulkan rasa nyeri yang bervariasi, mulai dari pegal menyeluruh hingga rasa berdenyut tajam di area tertentu, misalnya di belakang mata kiri. Sensasi ini bisa berupa rasa berdenyut, menusuk, atau bahkan seperti ditikam.

Hampir setiap orang pernah mengalami sakit kepala dalam hidupnya. Sebagian kasus tergolong ringan dan dapat diatasi dengan perawatan di rumah, namun ada juga yang lebih serius hingga memerlukan perhatian medis segera.  

Jika sakit kepala disertai gejala lain seperti penglihatan kabur, mual, muntah, kelemahan tubuh sebelah, atau kebingungan, maka kondisi ini bisa menjadi tanda darurat medis dan harus segera ditangani.  

Melansir dari Medical News Today, terdapat beberapa jenis penyebab sakit kepala di sisi kiri

1. Migrain

Migrain adalah salah satu penyebab paling umum sakit kepala sebelah. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri sedang hingga berat, biasanya berdenyut di sekitar pelipis atau mata sebelum menjalar ke sisi kepala lainnya. Migrain juga bisa disertai gangguan penglihatan, mual dan muntah, serta sensitivitas ekstrem terhadap cahaya, suara, atau bau.

Durasi migrain bisa berlangsung 4-72 jam. Faktor pencetus (trigger) antara lain stres, perubahan hormon, kurang tidur, makanan tertentu seperti keju, cokelat, atau alkohol, serta paparan cahaya terang.

2. Sakit Kepala Cluster 

Cluster headache menimbulkan nyeri sangat parah di satu sisi kepala, terutama di sekitar mata. Rasa sakitnya digambarkan seperti terbakar atau menusuk. Gejala yang sering menyertai adalah mata berair, hidung tersumbat, kelopak mata terkulai, dan wajah memerah atau berkeringat

Sakit kepala cluster biasanya muncul berulang dalam periode 4-12 minggu, sering kali di jam yang sama setiap hari, dan lebih banyak menyerang pria usia 20-50 tahun.

3. Cervicogenic Headache

Jenis ini berawal dari masalah pada leher, misalnya cedera, radang sendi, atau gangguan tulang belakang atas. Nyeri biasanya menjalar dari leher ke mata, wajah, dan bahu. Leher terasa kaku, gerakan terbatas, dan bisa disertai penglihatan kabur serta mual.  

4. Vaskulitis (Peradangan Pembuluh Darah)

Salah satu bentuknya adalah giant cell arteritis yang menyerang pembuluh darah di kepala, terutama pada orang di atas 50 tahun. Gejalanya berupa nyeri hebat di satu sisi kepala, nyeri saat mengunyah, hingga kehilangan penglihatan mendadak. Jika tidak ditangani, dapat menyebabkan kebutaan permanen.  

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore