
Pemenenang The New L-Men of The Year 2025, Rama Sukarta bersama Pimred JawaPos.com Edy Pramana. (Royyan/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Memulai hidup sehat lewat olahraga seringkali jadi tantangan di tengah kesibukan. Ada banyak alasan yang membebani orang saat ingin mulai hidup sehat dengan berolahraga. Padahal, olahraga bisa dilakukan kapanpun dan di mana pun.
Menurut Pemenenang The New L-Men of The Year 2025, Rama Sukarta, kuncinya adalah menemukan motivasi pribadi.
“Setiap orang punya alasan yang berbeda untuk mulai olahraga, entah karena ingin tubuh lebih ideal, butuh coping mechanism saat stres, atau bahkan sekadar pelampiasan setelah putus cinta. Semua alasan itu valid, yang penting bisa diubah jadi gaya hidup lewat konsistensi,” ujarnya kepada JawaPos.com, Kamis (28/8).
Ia menekankan tiga prinsip utama agar olahraga bisa konsisten: make it attractive, make it easy, dan make it visible. Artinya, buat aktivitas olahraga terlihat menarik dan mudah dijangkau.
Contohnya, menaruh baju olahraga di tempat yang mudah dilihat, memakai outfit yang membuat percaya diri, atau memilih lokasi olahraga yang dekat dengan rumah maupun kantor.
“Kalau kita suka dengan aktivitasnya, pasti lebih gampang buat menjalaninya berulang kali. Dari situ akan muncul konsistensi,” jelasnya.
Selain olahraga, Rama menyebut bahwa menjaga pola makan juga jadi bagian penting dari gaya hidup sehat. Ia menyarankan memilih makanan berbasis real food yang minim proses, serta memastikan asupan protein cukup untuk menjaga otot. Meski begitu, ia menegaskan bahwa tubuh juga butuh fleksibilitas.
“Kita boleh kok makan enak sesuai selera, asal porsinya terkontrol dan seimbang dengan olahraga,” katanya.
Ia bahkan rutin menyiapkan bekal sendiri dengan konsep meal prep agar kebutuhan gizi terpenuhi meski sedang sibuk di lapangan.
Soal tidur, Rama mengakui pola istirahat kadang sulit terjaga, apalagi bagi pekerja dengan jam kerja bergilir. Namun yang terpenting adalah menjaga kualitas tidur dan tetap berusaha membangun pola yang sehat.
“Kalau sehari tidur kita kurang, bukan berarti gagal. Besoknya bisa kembali diperbaiki. Sama seperti olahraga dan makan, yang penting jangan berhenti,” ucapnya.
Bagi pemula yang sering merasa malas untuk mulai berolahraga, ia menekankan pentingnya menemukan alasan pribadi. Setelah itu, jalani olahraga step by step dengan prinsip better than zero.
“Mau 20 menit atau 45 menit, semua tetap dihitung. Tujuan awalnya bukan bikin badan langsung bagus, tapi membentuk pola konsistensi dulu. Progress sekecil apapun tetap lebih baik daripada tidak mulai sama sekali,” tutupnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
