
Ilustrasi buah salak (YouTube @Dokter_Fery_TV)
JawaPos.com - Buah salak dikenal sebagai salah satu buah tropis yang memiliki rasa manis dan sedikit sepat. Selain populer sebagai camilan, salak ternyata juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang jarang diketahui banyak orang.
Salah satu khasiatnya adalah membantu meredakan gangguan pencernaan seperti diare, berkat kandungan alami yang ada di dalamnya. Kandungan apa yang terdapat pada salak, sehingga bisa mengatasi diare? Mari simak penjelasan berikut.
Zat yang Terkandung di Dalam Salak
Buah salak mengandung berbagai vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Dikutip dari Halodoc, di dalam salak terdapat serat yang membantu melancarkan pencernaan. Selain itu, terdapat karbohidrat yang cukup tinggi sehingga bisa menjadi sumber energi bagi tubuh.
Beragam vitamin mulai dari vitamin A, B1,B2, B3 dan C terkandung di dalam salak. Manfaatnya yaitu memelihara kesehatan mata, menjaga metabolisme tubuh, kesehatan sistem saraf dan fungsi otak, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
Salak juga kaya akan antioksidan yang baik untuk menangkal radikal bebas. Kandungan berbagai mineral pada salak seperti kalium dan zat besi, bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan produksi sel darah merah.
Manfaat Mengonsumsi Buah Salak
Sedikit rasa asam pada salak disebabkan oleh senyawa tanin, yang memiliki sifat antidiare. Dikutip dari Alodokter, dr. Riza Marlina menjelaskan bahwa dengan mengonsumsi salak dapat membantu anda untuk mengatasi diare.
Pernyataan ini bukanlah mitos belaka, tapi pastikan jangan berlebihan dalam mengonsumsi salak, karena terlalu banyak mengonsumsi salak justru dapat meningkatkan risiko terkena konstipasi atau sembelit.
Jika setelah mengonsumi salak diare tidak teratasi, maka kamu bisa tangani diare dengan konsumsi obat antidiare yang tersedia di toko obat. Baca aturan pakai agar sesuai obat dapat bekerja optimal, kurangi juga konsumsi makanan pedas.
Perhatikan Kondisi Tertentu
Agar tubuh mendapatkan manfaat buah salak secara optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsinya. Pastikan memilih salak yang sudah matang, ditandai dengan kulit berwarna cokelat tua dan aroma yang harum.
Sebelum dimakan, cuci salak terlebih dahulu dengan air mengalir agar lebih higienis. Lalu, konsumsi salak dalam jumlah yang wajar yaitu sekitar dua hingga tiga buah per hari.
Jika perut terasa kembung atau bergas, itu merupakan efek samping mengonsumsi salak dengan jumlah berlebihan. Segera kurangi dan hentikan, perut kembung ini diakibatkan kandungan serat yang cukup tinggi dalam salak.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
