Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 April 2025 | 13.53 WIB

Tidur Malam Jadi Susah? Ini 5 Penyebab Utamanya dan Cara Mengatasinya

Sering begadang akibatnya buruk bagi kesehatan tubuh (Freepik) - Image

Sering begadang akibatnya buruk bagi kesehatan tubuh (Freepik)

JawaPos.com - Tidur yang nyenyak adalah kunci utama kesehatan dan kebahagiaan. Namun, banyak orang merasa sulit mendapatkan istirahat berkualitas di malam hari.

Mata tetap terbuka meskipun tubuh sudah lelah, atau justru sering terbangun tanpa alasan yang jelas. Jika hal ini terjadi berulang kali, dampaknya bisa serius bagi kesehatan fisik dan mental.

Tanpa disadari, ada banyak faktor yang memengaruhi pola tidur. Beberapa di antaranya berasal dari kebiasaan sehari-hari, lingkungan tempat tidur, hingga kondisi medis tertentu. Padahal, dengan sedikit perubahan, kualitas tidur bisa meningkat drastis.

Dilansir dari laman yourtango.com, berikut lima penyebab utama sulit tidur di malam hari dan cara mudah untuk mengatasinya!

1. Konsumsi Alkohol – Bisa Membuat Mengantuk, tapi Mengganggu Tidur

Banyak orang berpikir bahwa segelas anggur atau minuman beralkohol sebelum tidur bisa membantu lebih cepat terlelap. Memang benar, alkohol bisa memberikan efek menenangkan pada awalnya, tetapi di tengah malam, efek ini justru berbalik mengganggu tidur.

Alkohol mengganggu fase tidur REM (Rapid Eye Movement), yaitu tahap tidur terdalam yang penting untuk pemulihan tubuh dan otak. Akibatnya, tidur menjadi kurang nyenyak dan sering terbangun di malam hari. Jika tidur terasa gelisah atau sering merasa lelah keesokan harinya, coba hindari alkohol setidaknya tiga jam sebelum tidur.

Solusi: Gantilah kebiasaan minum alkohol dengan teh herbal yang menenangkan, seperti chamomile atau peppermint. Selain lebih sehat, minuman ini juga membantu tubuh lebih rileks menjelang tidur.

2. Tempat Tidur yang Tidak Nyaman – Kasur dan Sprei Bisa Jadi Masalah

Tidur di kasur yang tidak nyaman bisa menjadi penyebab utama sulit tidur, tetapi bukan hanya kasur yang berperan. Sprei dan bahan tempat tidur juga bisa memengaruhi kenyamanan saat beristirahat.

Bahan sintetis seperti poliester atau nilon sering kali tidak menyerap keringat dengan baik, menyebabkan tubuh merasa gerah atau terlalu dingin. Sebaliknya, bahan alami seperti katun dan wol lebih baik dalam menjaga suhu tubuh tetap nyaman sepanjang malam.

Solusi: Pilih kasur yang sesuai dengan preferensi tidur, apakah lebih suka yang empuk atau sedikit lebih keras. Gunakan sprei berbahan katun untuk memberikan sensasi tidur yang lebih sejuk dan nyaman.

3. Apnea Tidur – Penyakit Tersembunyi yang Mengganggu Pernapasan

Apnea tidur adalah gangguan tidur serius yang menyebabkan seseorang berhenti bernapas secara berulang selama tidur. Kondisi ini sering kali ditandai dengan dengkuran keras, terbangun dengan rasa sesak, atau merasa lelah meskipun sudah tidur cukup lama.

Apnea tidur dapat mengurangi pasokan oksigen ke otak, meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan gangguan kognitif. Jika sering mengalami gejala ini, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore