Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 April 2023 | 06.08 WIB

Anak Kelelahan saat Mudik Rentan Terserang Penyakit, Kuncinya Istirahat Cukup

Ilustrasi peserta program mudik motor. (Kemenhub) - Image

Ilustrasi peserta program mudik motor. (Kemenhub)

JawaPos.com - Perjalanan panjang saat mudik lebaran membuat anak lebih mudah terpapar penyakit lantaran kelelahan. Oleh karena itu, Dokter Spesialis Anak Piprim Basarah Yanuarso mengatakan penting untuk membuat anak dapat porsi istirahat yang cukup agar terhindar dari penyakit. 

"Tidak ada pemulihan yang paling-paling efektif kecuali tidur panjang," ujarnya kepada wartawan, Kamis (27/4).
 
"Anak-anak yang lelah itu mengalami kelelahan, salah satu upaya yang paling optimal adalah tidur yang cukup, kualitas tidurnya bagus, jumlahnya cukup panjang, insya Allah bisa recovery dengan sangat baik ya," sambung Piprim.
 
Oleh karena itu, ia mengimbau agar orang tua tak secara berturut-turut mengajak anak untuk terus berekreasi ke tempat-tempat lain. 
 
"Jangan sampai anak-anak baru kembali, itu sudah diajak rekreasi kembali ke mana-mana. Anak-anak terlalu lelah juga ini bahaya. Daya tahan tubuhnya sangat memungkinkan untuk terjangkit berbagai penyakit," katanya. 
 
"Oleh karena itu tidur yang cukup, istirahat, pasca kembali dari kampung halaman juga sangat penting untuk recovery kondisi fisik dna mental dari anak-anak kita," tandas Piprim.
 
Sebelumnya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meminta agar para orang tua mewaspadai penyakit yang akan muncul terhadap anak-anak ketika mudik lebaran dan pasca-mudik lebaran Idulfitri 1444 H. Pasalnya, Ketua IDAI dr. Piprim Basarah Yanuarso mengatakan, anak-anak cenderung akan merasa kelelahan saat berkegiatan mudik lebaran.
 
"Anak-anak di tempat mudiknya tentu saja mengalami perubahan situasi lingkungan, tempat tinggal yang berubah, kemudian juga bisa jadi perjalanan panjang yang melelahkan, kurang tidur," ujar Piprim kepada wartawan, Kamis (27/4).
 
Kelelahan tersebut, katanya, bisa jadi sangat berpengaruh kepada penurunan daya tahan tubuh anak. Sehingga, anak akan rentan dihinggapi penyakit-penyakit, terutama salesma atau pilek dan batuk. 
 
Konsultan jantung anak itu juga mengungkapkan bahwa kerumunan di tengah mudik lebaran juga masih berpotensi membuat anak rentan terkena penyakit menular, termasuk Covid-19.
 
"Anak-anak kita juga biasanya diajak silaturahim, ke sana-sini, ketemu banyak orang, bisa juga tertular berbagai penyakit. Terutama batuk pilek tadi," terangnya.
 
"Jangan lupa Covid juga belum hilang diberbagai belahan dunia, mungkin menuju ke arah epidemi, dan ini juga ini biasanya terpicu oleh kerumunan. apalagi apabila anak tidak dilengkapi dengan imunisasi yang lebih kuat," sambung Piprim.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore