
Ilustrasi minuman kopi. (Freepik)
JawaPos.com – Banyak orang yang membeli segelas kopi dengan alasan untuk membuat mata mereka terjaga, fokus, dan memberi dorongan energi. Tapi suatu hari ketika kepala sedang terasa pusing, rasa nyeri itu pun sirna berkat asupan kopi. Apakah ini fakta atau sekadar sugesti belaka?
Seperti yang sudah diketahui, salah satu kandungan dalam kopi adalah kafein. Inilah yang membuat sakit kepala reda saat menikmati minuman tersebut. Jadi bisa dikatakan, kopi memang dapat mengurangi rasa nyeri sakit kepala.
Walaupun begitu, ternyata di samping mampu mengatasi pusing, minuman dengan kandungan kafein seperti kopi, teh, atau bahkan cokelat juga bisa menyebabkan efek sebaliknya. Artinya, bukan cuma meredakan tapi juga memicu!
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
1. Meredakan Sakit Kepala
Persis seperti yang telah disinggung sebelumnya, minuman berkafein layaknya kopi maupun teh dapat meredakan nyeri pusing. Menurut penjelasan dari Mayo Clinic, pembuluh darah membengkak dan mengencang saat mengalami sakit kepala.
Kondisi itu membuat aliran darah ke sekitar otak meningkat sehingga menekan saraf. Alhasil, rasa nyeri pun timbul atau biasa disebut sakit kepala.
Peran kafein dalam meredakan sakit kepala adalah menyempitkan pembuluh darah karena memang kafein punya sifat vasokonstriksi. Ketika aliran sudah dibatasi, rasa nyeri perlahan mulai mereda.
2. Memicu Sakit Kepala
Kafein rupanya tak cuman berperan dalam mengobati sakit kepala, tetapi juga memicu efek sebaliknya. Ketika Anda mengonsumsi kafein secara rutin, entah dalam bentuk kopi atau minuman maupun makanan lain, semakin lama tubuh akan ketergantungan.
Pada kondisi ini, kafein sudah terbiasa menyempitkan pembuluh darah sekitar otak. Apabila tiba-tiba berhenti mendapat asupan kafein, pembuluh darah justru membesar.
Imbasnya, aliran darah sekitar otak meningkat sekaligus terjadi tekanan pada saraf. Jika sudah begitu, akan terasa sakit kepala akibat putus kafein.
Tubuh butuh waktu selama beberapa minggu untuk menyesuaikan diri kembali hidup tanpa asupan kafein. Oleh karena itu, kurangi konsumsi kafein seperti kopi dan lain sebagainya secara perlahan atau cukup menikmatinya dalam jumlah sedang.
Pada intinya, kopi dapat meredakan pusing atau sakit kepala memang fakta karena ada kandungan kafein. Namun perlu diperhatikan juga bahwa ketika putus kafein, akan timbul efek yang malah membuat kepala nyeri.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
