
ilustrasi pria tengah membersihkan gigi dengan kayu siwak
JawaPos.com - Gigi sehat ala Nabi Muhammad Saw bisa dicapai dengan cara yang sederhana dan alami. Yakni, melalui bersiwak atau memakai siwak. Khasiat bersiwak untuk kesehatan mulut sudah dikenal sejak zaman Nabi Muhammad SAW dan terbukti lebih baik daripada menggunakan obat kumur.
Kurniawati, D. (2017) dalam penilitian yang dilansir laman Yankes Kemenkes membahas tentang menjaga higienitas mulut pasien ICU total care. Dalam penelitian itu disebutkan, perbandingan antara Chlorhexidine dan ekstrak Persica (siwak) sebagai cairan pembersih mulut atau obat kumur dengan perbedaan yang signifikan.
Cairan Chlorhexidine memang terbukti efektif dalam membunuh bakteri, mikroba, jamur, dan virus. Namun, penggunaannya bisa menimbulkan efek samping seperti perubahan warna gigi, iritasi pada mukosa, dan bahkan lecet.
Sementara itu, ekstrak siwak yang berasal dari tanaman herbal tidak menunjukan efek samping yang berbahaya bahkan tidak menyebabkan luka sama sekali. Penelitian akhir menunjukkan bahwa kedua cairan ini efektif dalam mencegah VAP (ventilator-associated pneumonia). Namun, ekstrak siwak memiliki efek samping yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Chlorhexidine.
1. Keutamaan Siwak dalam Islam dan Kesehatan Mulut
Bersiwak bukanlah hal baru dalam kehidupan umat Muslim. Sejak zaman Nabi Muhammad SAW, bersiwak telah menjadi bagian penting dari rutinitas menjaga kebersihan gigi dan mulut. Sebuah kebiasaan yang bahkan dijadikan prioritas Nabi ketika memulai aktivitasnya di malam hari. Mengutip penjelasan dari artikel NU Online, kebiasaan bersiwak dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW setelah bangun tidur di malam hari, sebelum melakukan ibadah lainnya.
Mengapa Nabi bersiwak di malam hari? Ternyata, waktu malam hingga menjelang subuh merupakan bagian dari siklus biologis tubuh manusia yang berhubungan erat dengan pembuangan sampah-sampah sisa metabolisme. Inilah mengapa menjaga kebersihan mulut, terutama saat bangun tidur, sangat penting. Saat itu, tubuh kita mengeluarkan berbagai racun melalui mulut, kulit, dan napas.
Nabi Muhammad SAW memilih siwak yang terbuat dari akar pohon arak (Salvadora persica) sebagai pembersih giginya, karena siwak dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan mulut.
Salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Sahabat Hudhaifah RA menyatakan:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ يَشُوْصُ فَاهُ بِالسِوَاكِ
Artinya: "Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika terbangun di malam hari, Beliau terus menggosok mulutnya dengan kayu siwak." (HR Bukhari dan Muslim)
Hal ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad tidak pernah melewatkan kesempatan untuk bersiwak setelah bangun tidur, bahkan sebelum melakukan hal lainnya.
Dalam riwayat lain dari Sahabat Ibnu ‘Umar, disebutkan:
كَانَ لَا يَنَامُ إِلَّا وَالسِّوَاكُ عِنْدَ رَأْسِهِ. فَإِذَا اسْتَيْقَظَ بَدَأَ باِلسِّوَاكِ
Artinya: "Beliau (Nabi Muhammad) tidaklah tidur kecuali siwak ada di sisi kepala Beliau. Ketika bangun, Beliau bersiwak terlebih dahulu." (HR Muslim)
Dari hadis-hadis tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa Nabi Muhammad sangat memerhatikan kebersihan mulut dan gigi. Beliau tidak hanya melakukannya setelah bangun tidur, tetapi juga sebelum melaksanakan ibadah, seperti shalat malam. Siwak, bagi Nabi Muhammad SAW, adalah bagian dari rutinitas harian yang tak terpisahkan.
2. Siwak: Sunnah yang Tak Pernah Ditinggalkan Nabi
Selain sebagai amalan harian, siwak juga merupakan sunnah Nabi yang sangat ditekankan. Masih mengutip dari NU Online, Rasulullah sangat memperhatikan pentingnya bersiwak, bahkan hingga menjelang wafatnya. Dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari, Aisyah RA menceritakan:
"Dari ‘Aisyah radliyallahu ‘anha berkata: “Abdurrahman bin Abu Bakar masuk dan bersamanya kayu siwak yang digunakan untuk menggosok gigi, kemudian Rasulullah melihat ke arah kayu siwak milik Abdurrahman, lalu aku (Aisyah) berkata kepada Abdurrahman: ‘Berikan padaku siwakmu wahai Abdul Rahman.’ Jadi dia memberikannya kepadaku dan aku menggigitnya dengan ujung gigiku. Kemudian aku memberikannya kepada Rasulullah, dan beliau menggosok giginya dengan itu sambil bersandar di dadaku.”

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
