
Ilustrasi kurma muda. (Freepik)
JawaPos.com – Kurma muda sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk untuk meningkatkan kesuburan dan mendukung keberhasilan program kehamilan.
Banyak yang meyakini bahwa buah ini dapat mempercepat proses kehamilan, sehingga tak sedikit wanita yang mulai mengonsumsinya dengan harapan bisa cepat mendapatkan momongan. Namun, benarkah fakta tersebut atau hanya sekadar mitos yang beredar di masyarakat?
Mengutip penjelasan Tim Promkes RSST RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, Sabtu (25/1) dalam laman resmi Kementerian Kesehatan, kurma mengandung asam amino dan seng yang dapat meningkatkan kesuburan, baik pada wanita maupun pria.
Hal ini menjadi salah satu alasan banyak orang yang menganggap kurma muda bisa membantu kesuksesan program hamil.
Bahkan, jenis kurma lain seperti kurma ajwa juga disebut-sebut bisa membantu proses persalinan. Menurut Kemenkes, ibu hamil yang akan melahirkan membutuhkan makanan kaya gula, karena gula membantu mengontrol kontraksi otot-otot rahim.
Kandungan gula dan vitamin B1 dalam kurma diketahui berperan penting untuk mengatur laju kontraksi rahim dan aliran darah ke pembuluh nadi.
Kurma memiliki segudang manfaat dan berbagai nutrisi juga senyawa antioksidan. Seperti kalori, lemak, karbohidrat, serat, gula, protein, vitamin B-6, zat besi, magnesium, kalium, polifenol, flavonoid, dan fitoestrogen yang bermanfaat bagi tubuh.
Bahkan, kurma muda dikatakan bisa meningkatkan kesuburan dan membantu proses melahirkan. Faktanya, khasiat kurma muda untuk mendukung program kehamilan belum dapat dibuktikan.
Hal ini dijelaskan dalam artikel Halodoc yang menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada bukti kuat mengenai klaim manfaat kurma muda untuk keberhasilan program kehamilan.
Meski demikian, Halodoc menjelaskan bahwa kandungan sehat dalam kurma dapat mendukung kesehatan pasangan yang sedang menjalani program hamil, tapi tidak menjamin akan keberhasilan pada program kehamilannya sehingga hanya menjadi mitos belaka.
Informasi serupa juga dikonfirmasi sebagai narasi keliru oleh Kementerian Komdigi, yang dalam laman resminya menyatakan bahwa anggapan tersebut hanyalah mitos belaka.
Pasalnya, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa kurma muda dapat mempercepat proses kehamilan atau berfungsi sebagai perangsang kesuburan.
Namun, kurma muda memang mengandung vitamin B6 yang penting untuk produksi hormon wanita dan dapat membantu menyeimbangkan kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh.
Meski ini hanya dianggap sebagai mitos belaka, mengonsumsi kurma muda tetap memiliki manfaat lain untuk tubuh seperti yang dijelaskan dalam laman Halodoc. Beberapa di antaranya sebagai berikut
Kurma kuning muda kaya akan serat yang sangat bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Serat ini membantu memperlancar proses pencernaan, sehingga makanan dapat dicerna dengan lebih efisien.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
