
Buah ciplukan. (Pixabay)
JawaPos.com - Ciplukan merupakan tanaman liar yang jamak tumbuh di tegalan, sawah kering, dan sekitar hutan. Tanaman bernama latin Physalis angulata dan Physalis minima ini punya banyak nama. Dilansir laman alodokter.com, orang asing menjulukinya morel berry. Orang Sunda menyebutnya cecendet. Sedangkan di Madura diberi nama yor-yoran. Lain lagi di Bali, buah ini dijuliki keceplokan. Bunga ciplukan berwarna kuning.
Sedangkan buahnya berwarna hijau kekuningan. Buah ciplukan muda dilindungi tudung. Buah ini biasanya dikonsumsi saat sudah tua. Cita rasanya manis keasaman. Ciplukan naik daun beberapa waktu terakhir.
Dilansir laman halodoc.com, buah ini banyak dijajakan di supermarket atau dijual secara daring (online). Tanaman ciplukan memiliki zat yang bermanfaat untuk kesehatan. Buah ciplukan mengandung vitamin C, asam sitrus, fisalin, zat gula, tanin, kriptoxantin, asam malat, dan alkaloid. Akar dan batang mengandung saponin dan flavonoid. Daunnya mengandung polifenol dan asam klorogenat. Sedangkan biji mengandung asam elaidik.
Deretan zat dan senyawa dari kandungan ciplukan tersebut membuat tanaman ini dipercaya dapat mengatasi berbagai gangguan kesehatan
1. Memelihara Kesehatan Tulang
Manfaat buah ciplukan berikutnya adalah memelihara kesehatan tulang. Buah ciplukan ini tinggi akan vitamin K, vitamin larut lemak yang ada di dalam metabolisme tulang. Kemudian vitamin K merupakan komponen yang cukup penting dari tulang dan tulang rawan serta terlibat juga dalam tingkat perombakan tulang yang sehat.
Hal ini adalah salah satu cara bagaimana tulang rusak dan terbentuk kembali dengan baik. Vitamin K ini harus dikonsumsi bersamaan dengan vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang yang lebih optimal
2. Membantu Menurunkan Berat Badan
Manfaat buah ciplukan berikutnya yaitu dapat membantu menurunkan berat badan. Sebagai makanan yang rendah kalori, yakni hanya 53 kalori per 100 gram, buah ciplukan ini merupakan pilihan menarik untuk orang-orang yang mencoba menurunkan berat badan.
Buah-buahan mungil ini bisa memberikan sebagian besar nutrisinya untuk kita. Akan tetapi, buah tersebut tidak akan menyumbangkan lemak dan juga kalori negatif apapun ke asupan keseluruhan.
Hal ini pastinya bisa membantu menjaga tujuan penurunan berat badan agar tetap pada jalurnya.
3. Mencegah Kerusakan Sel
Buah ciplukan merupakan salah satu buah yang kaya akan antioksidan. Menurut penelitian pada Pharmacognosy Review, menyebutkan bahwa antioksidan merupakan zat yang bisa melindungi dan memperbaiki kerusakan sel di dalam tubuh akibat efek radikal bebas.
Contoh umum dari kerusakan sel karena radikal bebas yang bisa terjadi yaitu penuaan dini dan juga penyakit kronis seperti misalnya penyakit jantung, peradangan, katarak, dan juga kanker.
Buah yang satu ini memang mengandung fenolik dan juga antioksidan tinggi lain yang bisa melawan perkembangan sel kanker payudara dan juga kanker usus besar. Oleh karena itu, mengonsumsi buah ciplukan ini bisa memberikan manfaat pencegahan terhadap penyakit akibat kerusakan sel

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
