
Ilustrasi orang yang ingin menambah berat badan dengan sehat. (Pexels)
JawaPos.com – Menambah berat badan yang sehat, dapat dilakukan melalui pendekatan seimbang yang memprioritaskan pembentukan massa otot daripada penumbuhan lemak.
Meningkatkan berat badan, memerlukan konsumsi kalori berlebih dari makanan padat nutrisi seperti protein rendah lemak, biji-bijian utuh, lemak sehat, dan sayuran. Melakukan latihan ketahanan membantu merangsang pertumbuhan otot.
Ini juga dapat menghindari penambahan berat badan yang tidak sehat dari makanan olahan atau makanan manis. Hidrasi, tidur yang cukup, dan pengelolaan stres sangat penting untuk hasil yang optimal.
Penambahan berat badan yang sehat bersifat bertahap, dengan target setengah hingga satu kg per minggu, memastikan tubuh beradaptasi secara berkelanjutan tanpa mengorbankan kesehatan.
Konsultasi dengan ahli gizi atau profesional perawatan kesehatan dapat membantu menyesuaikan rencana menambah berat badan yang Anda inginkan.
Tidak seperti kebanyakan orang yang ingin menurunkan berat badan, ada beberapa orang yang berusaha ingin menambah berat badan, baik karena alasan kesehatan, tujuan fisik, atau untuk memperoleh tubuh yang lebih berisi.
Proses tersebut memerlukan perencanaan yang matang dan dedikasi terhadap strategi diet dan nutrisi yang seimbang. Menambah berat badan dengan cara yang sehat adalah tentang membangun otot, meningkatkan cadangan energi, dan kesehatan secara keseluruhan.
Dilansir dari Times of India, ada beberapa tips menambah berat badan yang sehat yaitu dengan berfokus pada pembentukan otot dan peningkatan komposisi tubuh melalui kombinasi surplus kalori, latihan kekuatan, dan diet seimbang.
Hitung kebutuhan kalori
Untuk menambah berat badan, Anda perlu mengkonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibakar tubuh Anda. Mulailah dengan menghitung laju metabolisme basal (BMR) dan tingkat aktivitas untuk memperkirakan pengeluaran kalori Anda.
Targetkan surplus kalori sebanyak 500 hingga 700 kalori per hari untuk menambah berat badan secara bertahap dan berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan sebagian besar berat badan yang bertambah berasal dari otot dan bukan hanya lemak.
Mengkonsumsi makanan yang padat nutrisi
Hindari mengkonsumsi junk food dan makanan manis. Sebaliknya, pilih makanan yang kaya akan vitamin, mineral, dan zat gizi makro. Sertakan biji-bijian utuh, protein rendah lemak, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks dalam diet Anda.
Makanan yang mengandung banyak kalori dan kaya nutrisi dapat meliputi kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, telur utuh, dan produk susu.
Sertakan camilan berkalori tinggi

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
