
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kedua kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/5/2024).
JawaPos.com – Kanker akan mudah dan murah ketika ditangani secara dini. Deteksi lebih awal menjadi salah satu kunci. Di sisi lain, kebutuhan dokter juga harus dicukupi untuk memberikan pelayanan yang menjangkau masyarakat.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan, Indonesia masih kekurangan dokter spesialis onkologi atau ahli di bidang kanker. ”Persoalan terbesar dalam penanganan kanker adalah kita tidak punya dokter onkologi yang cukup,” ungkapnya di Jakarta kemarin (24/11). Kekurangan dokter juga menjadi perhatian.
Hal itu menyebabkan distribusi alat kesehatan ke penjuru negeri tidak optimal.
Sebab, tidak ada yang mengoperasikan. Karena itu, pemerintah telah kerja sama dengan Tiongkok, India, Jepang, dan Korea Selatan untuk mengirim dokter belajar. Salah satunya terkait onkologi. Total ada 100 dokter yang akan dikirimkan belajar ke luar negeri setiap tahun. Kebijakan tersebut dilakukan karena terbatasnya kapasitas pendidikan di dalam negeri untuk program fellowship.
Selain itu, deteksi dini akan digiatkan. Budi mengatakan, deteksi kanker menggunakan pemeriksaan darah lengkap. Misalnya dengan hematoanalyzer dan blood chemical analyzer. Alat ini sudah dikirim ke lebih dari 10 ribu puskesmas di Indonesia. Pemenuhan alat kesehatan tersebut ditargetkan rampung pada 2027. ”Alat ini bisa digunakan untuk pemeriksaan darah lengkap. Jadi, bila ada anomali yang berpotensi menjadi kanker darah, bisa kita identifikasi lebih dini,” jelasnya.
Di perkotaan dan rumah sakit, pemerintah telah mengirimkan alat tes PCR yang digunakan untuk tes molekuler biologi.
Di tingkat provinsi, pemerintah berencana membangun laboratorium kesehatan masyarakat yang dilengkapi dengan mesin PCR dan mesin X-ray generasi terbaru.
”Kenapa mesin ini dibutuhkan di masa depan kita juga ingin memiliki teknologi tes terbaru seperti sel tumor dan DNA.” (lyn/c17/dio)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
